Yana Cadas Pangeran resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus hoaks. Instagram @polressumedang.
Yana Cadas Pangeran resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus hoaks. Instagram @polressumedang.

Ngeprank Publik Indonesia, Yana 'Cadas Pangeran' Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Cindy • 22 November 2021 13:13
Jakarta: Yana Supriatna, pria yang hilang di Jalan Cadas Pangeran Sumedang, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus berita bohong atau hoaks hari ini,  22 November 2021. Yana dinilai sengaja merekayasa cerita dan membuat publik gempar.
 
"Dia (Yana Supriatna) merasa seolah-olah ada perbuatan pidana yang dialami bersangkutan. Hasil gelar perkara penyidik Polres Sumedang, yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago lewat konferensi pers secara daring, Senin, 22 November 2021. 
 
Yana dijerat dengan Pasal 14 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana terkait penyebaran berita bohong dan membuat keonaran di masyarakat. Atas perbuatannya, Yana terancam hukuman penjara maksimal tiga tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami tidak melakukan penahanan terhadap pelaku mengingat ancaman hukuman yang dikenakan kurang dari lima tahun dan bukan merupakan Pasal pengecualian," ujar Erdi. 
 
Berikut isi Pasal 14 ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 1946 yang disangkakan kepada Yana Cadas Pangeran: 
Barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan, yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun.
 
Baca: Yana 'Cadas Pangeran' Ditemukan di Majalengka, Begini Kronologinya

Awal kasus Yana yang hilang di Cadas Pangeran

Nama Yana menjadi viral di media sosial lantaran publik bertanya-tanya maksud pesan suara yang ditinggalkan Yana kepada istrinya. Yana diketahui hilang usai mengirim pesan suara tersebut. 
 
Pihak keluarga menyebut Yana Supriatna sempat mengabarkan istrinya saat dia beristirahat di salah satu masjid daerah Simpang. Kemudian, Yana mengatakan ada seseorang yang ingin ikut menumpang ke Kota Sumedang
 
"Salat dulu di Simpang, salat Isya, kebetulan ada orang Sumedang juga nebeng ikut sama ayah," bunyi pesan suara yang diduga suara Yana Supriatna kepada istrinya.
 
Yana kembali mengirimkan pesan suara terakhir seolah-olah meminta pertolongan kepada istrinya. Pesan suara kedua tak begitu jelas karena Yana berbicara sambil menangis dan dalam bahasa Sunda. Nada bicara Yana terdengar ketakutan bersamaan suara gemuruh air di latar belakang pesan suara tersebut.
 
"Aduh, aduh Gusti. Kirain yang numpang bukan orang jahat," bunyi pesan suara diduga Yana Supriatna. 
 
Baca: 10 Mitos Cadas Pangeran, Tempat Pria Asal Sumedang Hilang Misterius Usai Kirim Pesan Suara ke Istri
 
(CIN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif