Demo di depan Gedung DPRD Kota Malang, Malang, Jawa Timur. Medcom.id/Daviq
Demo di depan Gedung DPRD Kota Malang, Malang, Jawa Timur. Medcom.id/Daviq

129 Pedemo di DPRD Kota Malang Ditangkap

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Daviq Umar Al Faruq • 10 Oktober 2020 13:50
Malang: Polresta Malang Kota menangkap 129 pedemo aksi penolakan UU Cipta Kerja (Ciptaker) di depan Gedung DPRD Kota Malang, Jawa Timur, pada Kamis, 8 Oktober 2020. Aksi sempat diwarnai kericuhan.
 
Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarmata, mengatakan, 129 orang yang ditangkap terdiri dari mahasiswa 59 orang, pelajar SMA 14 orang, pelajar SMK 15 orang, dan pelajar SMP dua orang. Selanjutnya, buruh satu orang, pengangguran 15 orang, sekuriti satu orang, dan kuli bangunan lima orang.
 
"Total 124 laki-laki, lima orang perempuan," katanya, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengungkap, dari 129 orang yang ditangkap, mayoritas merupakan warga Malang. Namun, ada warga dari luar kota, yakni Jombang, Banyuwangi, Pasuruan dan lainnya.
 
Baca:Intimidasi Wartawan Langgar Hukum dan HAM
 
"(Korban demo dari polisi) ada beberapa, kemarin dari Brimob ada tiga dirawat di RSSA, dari Polresta ada beberapa. Total sekitar 15 orang," ujarnya.
 
Pihaknya tengah mendalami peran 129 orang tersebut dalam aksi pada Kamis, 8 Oktober 2020. Dia memastikan bakal memproses hukum bila ditemukan tindak pidana.
 
"Nanti yang tidak terlibat, dan tidak ada perannya, nanti akan kita kembalikan. Kalau memang tidak, kita lihat ada kaitan dengan peristiwa kemarin," jelasnya.
 
Baca:21 Pedemo di Medan Reaktif Covid-19
 
Dia mengaku, mereka yang ditangkap pun telah dilakukan rapid test covid-19. Hasilnya, sebanyak 20 orang dinyatakan reaktif.
 
"Untuk yang 20 reaktif, akan kita lanjutkan dengan test swab," ungkapnya.
 
Aksi pada Kamis, 8 Oktober 2020, dimulai pukul 10.00 WIB sempat ricuh. Massa aksi melempar botol, batu dan petasan ke arah gedung DPRD Kota Malang.
 
Kondisi tersebut menyebabkan kaca di sejumlah sudut gedung tersebut pecah. Kawat duri yang dipasang polisi pun ikut dirusak.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif