Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

21 Pedemo di Medan Reaktif Covid-19

Nasional Virus Korona Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Antara • 10 Oktober 2020 09:02
Medan: Sebanyak 21 dari 243 pedemo aksi menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang ditangkap Polda Sumatra Utara, dinyatakan reaktif covid-19. Mereka yang reaktif akan diserahkan ke Gugus Tugas Covid-19.
 
"Dari rapid test pertama, kita temukan ada 21 orang reaktif," kata Kapolda Sumatera Utara, Irjen Martuani Sormin, di Mapolrestabes Medan, Medan, Sumbar, melansir Antara, Sabtu, 10 Oktober 2020.
 
Pedemo yang dinyatakan reaktif covid-19 selanjutnya diserahkan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Kota Medan. Mereka bakal diisolasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena kita tidak mau dari 21 orang ini meningkat menjadi terpapar korona virus," imbuhnya.
 
Baca:Protokol Kesehatan Wajib Jadi Program Prioritas Daerah
 
Kapolda menyebukan, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Lantaran kedapatan membawa klewang dan terduga pelaku pembakaran mobil Waka Rumkit Bhayangkara Medan di Jalan Sekip, Medan Petisah.
 
"Untuk keseluruhan di Sumut ada 253 orang yang diamankan. Sebanyak sembilann orang di antaranya di Labuhan Batu, satu orang di Tapsel dan 243 orang di Medan," terangnya.
 
Pihaknya masih melakukan penyelidikan. Dia mengatakan bakal menetapkan tersangka baru terkait aksi anarkistis tersebut.
 
Sebelumnya, unjuk rasa penolakan RUU Cipta Kerja yang telah disahkan DPR, pada Kamis, 8 Oktober 2020 di halaman Gedung DPRD Sumatera Utara berujung ricuh. Sejumlah fasilitas umum turut dibakar dan dirusak massa.
 
Baca:Dampak Demo Ricuh UU Ciptaker, Fasilitas Rusak hingga Korban Luka
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif