Ilustrasi--Salah satu petugas SPBU melayani pembelian BBM. (ANTARA/Antara Jatim)
Ilustrasi--Salah satu petugas SPBU melayani pembelian BBM. (ANTARA/Antara Jatim)

SPBU di Perlintasan Mudik Kabupaten Tangerang Dicek Ulang

Nasional bbm langka Mudik Lebaran BBM bbm bersubsidi SPBU Lebaran 2022 Mudik Lebaran 2022
Hendrik Simorangkir • 22 April 2022 21:31
Tangerang: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan pengecekan pompa ukur di empat SPBU kawasan perlintasan mudik. Pengecekan guna memastikan pompa ukur bahan bakar minyak (BBM) berfungsi dan sesuai takaran.
 
Pengecekan tersebut dilakukan guna menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Perdagangan RI Nomor 595/PKTN.4.4/SD/04/2022, perihal Peningkatan Pengawasan dan Pengamatan Metrologi Legal di Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah.
 
"Pada musim mudik, konsumsi BBM pasti mengalami peningkatan. Tanggung jawab kami untuk memastikan pompa ukur BBM berfungsi dengan baik agar tidak merugikan konsumen," ujar Kepala Bidang Metrologi Legal Disperindag Kabupaten Tangerang, Irwan Hengki, Jumat, 22 April 2022.  

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara, Kepala Seksi Pelayanan Tera dan Tera Ulang pada Bidang Metrologi Legal Disperindag Kabupaten Tangerang, Syamsul Arif Hidayat, mengatakan, berdasarkan hasil pengawasan di beberapa SPBU wilayah Kabupaten Tangerang, petugas yang melakukan pengecekan tidak menemukan adanya takaran BBM yang kurang sesuai.
 
Baca juga: One Way di Tol Akan Ubah Peta Kedatangan Pemudik
 
"Ada dua jenis bahan bakar yang kita lakukan pengecekan yaitu bahan bakar jenis solar dan pertalite. Sejauh ini petugas kami memeriksa dengan teliti dan semuanya normal-normal saja tidak ditemukan adanya kecurangan," kata Arif.
 
Menurut Arif, sejauh ini kesadaran pemilik SPBU sudah semakin baik, pihaknya pun sering melaksanakan pengawasan dan menyediakan pelayanan tera ulang sesuai dengan prosedur.
 
Untuk pompa ukur BBM yang sudah dilakukan tera ulang dan nilai kesalahannya masih dalam batas kesalahan yang diizinkan (BKD), yang akan dibubuhkan tanda tera sah serta ditempelkan stiker resmi pada bagian luar mesin.
 
"Jika sudah dibubuhkan tanda tera sah, artinya sudah kami lakukan tera ulang dan dinyatakan Sah menurut Undang-undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal," jelasnya.
 
Baca juga: Demi Mudik Lancar, Pembayaran di GT Palimanan Ditiadakan
 
Arif mengimbau kepada seluruh SPBU di Kabupaten Tangerang agar selalu memastikan alat pompa ukur BBM berfungsi dengan baik serta mengajukan tera ulang ke Disperindag Kabupaten Tangerang secara rutin.
 
"Jika masyarakat menemukan pompa ukur BBM yang tidak sesuai takaran, segera lapor ke kami. Kami juga berpesan kepada masyarakat agar selalu bijak menggunakan BBM di tengah kenaikan harga dan konsumsi BBM saat ini," katanya.
 
Arif meminta kepada masyarakat di Kabupaten Tangerang jika menemukan ketidaksesuaian takaran pada BBM segera melapor ke Disperindag Kabupaten Tangerang, tepatnya pada Bidang Metrologi Legal yang berlokasi di Jl. Raya Kresek KM 01, Balaraja atau dapat melalui call center PT Pertamina di 135.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif