Kantor Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, digeledah oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat 8 Januari 2021
Kantor Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, digeledah oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat 8 Januari 2021

3 Jam KPK Geledah Kantor Wali Kota Batu

Nasional kpk gratifikasi penggeledahan
Daviq Umar Al Faruq • 08 Januari 2021 15:41
Batu: Kantor Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, digeledah tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Jumat, 8 Januari 2021. Kantor tersebut berada di lantai lima gedung Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jawa Timur.
 
Pantauan Medcom.id, KPK tiba di Balai Kota Among Tani sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung menuju kantor wali kota Batu. Tim lembaga antikorupsi tersebut menggeledah selama tiga jam hingga pukul 13.10 WIB. 
 
Tim KPK terdiri dari sembilan petugas dengan dikawal dua anggota Polres Batu. Saat meninggalkan kantor wali kota Batu, tim KPK terlihat membawa dua koper berukuran besar berwarna gelap.
 
"Benar hari ini (Jumat), tim penyidik KPK kembali melanjutkan kegiatan penggeledahan di dua lokasi yaitu di Kantor Wali Kota Batu dan kantor Bappeda Kota Batu," kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri.
 
Baca: KPK Sita Dokumen Keuangan Terkait Gratifikasi di Pemkot Batu

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ali mengaku, penggeledahan kali ini merupakan lanjutan dari penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di Pemerintah Kota (Pemkot) Batu pada 2011-2017 lalu.
 
"Informasi yang kami terima, kegiatan saat ini masih berlangsung dan nanti perkembangan mengenai hasil geledah akan kami sampaikan lebih lanjut," ungkapnya.
 
Sebelumnya, tim KPK telah menggeledah sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Penggeledahan berlangsung sejak Rabu 6 Januari 2021.
 
Yakni kantor Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pariwisata (Disparta), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPM-PTSP-TK) Kota Batu.
 
Baca: KPK Geledah Kantor Dinas Perizinan Kota Batu
 
Sebagai informasi, KPK melakukan penggeledahan dalam rangka penyidikan terkait dugaan korupsi perkara gratifikasi di lingkungan Pemkot Batu. Kasus itu disebutkan terjadi pada periode 2011-2017.
 
Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara eks Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. KPK mengeluarkan surat perintah penyidikan (Sprindik) baru untuk membongkar dugaan rasuah yang terendus itu.
 
Eddy Rumpoko telah divonis lima tahun enam bulan penjara di tingkat kasasi. Dia terbukti menerima suap senilai Rp295 juta dan satu unit mobil Toyota Alphard senilai Rp1,6 miliar dari pengusaha Filiput Djap.
 
Pada Selasa, 5 Januari 2021, juga telah dilakukan pemeriksaan terhadap dua saksi. Kedua saksi itu adalah mantan pengurus rumah tangga eks Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kristiawan dan pemilik PT Gunadharma Anugerah, M Zaini. Pemeriksaan keduanya dilakukan di Polres Batu.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif