Suasana Pantai Kenjeran di Surabaya Timur pasca banjir rob dan angin kencang. (Medcom.id/Amal)
Suasana Pantai Kenjeran di Surabaya Timur pasca banjir rob dan angin kencang. (Medcom.id/Amal)

Banjir Rob Hempas Wilayah Surabaya Timur

Nasional banjir bencana banjir rob
Amaluddin • 12 November 2020 16:48
Surabaya: Banjir rob disertai angin kencang melanda kampung nelayan di wilayah Surabaya Timur, tepatnya di Nambangan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu malam, 11 November 2020. Akibatnya, sejumlah perahu nelayan dan pemukiman warga yang berdekatan dengan laut terhempas ombak dan mengalami kerusakan.
 
"Polda Jatim telah menerjunakan jajaran Polairud untuk membantu masyarakat terdampak. Ada sekitar 30 personil Polairud yang diterjunkan untuk membantu membersihkan puing-puing perahu yang rusak," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, dikonfirmasi, Kamis, 12 November 2020.
 
Setelah itu, lanjut Truno, personel Polairud akan disiagakan untuk mengantisipasi peristiwa alam yang terjadi. Ia juga mengimbau masyarakat Jatim untuk selalu mewaspadai bencana alam yang mengancam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebab berdasarkan prediksi BMKG, bencana hidrometeorologi seperti banjir dan angin kencang mengancam sebagian wilayah Indonesia. Truno mengungkapkan beberapa kelompok nelayan yang terdampak peristiwa tersebut.
 
Antara lain, kelompok nelayan udang di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak. Sebanyak 10 perahu mengalami rusak parah dan 13 rusak ringan.
 
Baca:Susur Ciliwung, Bima Arya Catat Temuan soal Banjir
 
Kemudian kelompok nelayan Samudra Jaya Nambangan, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak. Sebanyak tiga perahu rusak parah dan tujuh rusak ringan.
 
Ada juga kelompok nelayan ikan asap, Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak yang mengalami kerugian. Yakni tujuh perahu mengalami rusak parah dan satu rusak ringan.
 
Selanjutnya, kelompok nelayan kepiting di Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, pun merugi. Yakni dua perahu mengalami rusak parah.
 
"Kemudian juga ada kelompok nelayan udang rebon, Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak yang mengalami kerugian setelah empat perahu mengalami kerusakan parah," imbuhnya.
 
Baca:Pemprov DKI Diminta Fokus Bangun Infrastruktur untuk Antisipasi Banjir
 
Selain itu, ada juga kelompok nelayan ikan sembilang di Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, di mana satu perahu mengalami rusak ringan. Kemudian kelompok nelayan cumi-cumi, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, yakni tujuh perahu rusak parah dan satu perahu rusak ringan.
 
Terakhir, kelompok nelayan udang putih, Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak. Dengan dua perahu rusak parah dan satu perahu rusak ringan.
 
"Secara keseluruhan peragu yang mengalami kerusakan sebanyak 59. Dimana 23 mengalami rusak parah dan 36 rusak ringan. Sementara itu untuk korban jiwa dari peristiwa tersebut nihil," ujar Truno.

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif