Suasana banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Senin, 21 September 2020. Antara/Aditya Rohman
Suasana banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Senin, 21 September 2020. Antara/Aditya Rohman

12 Rumah di Sukabumi Hanyut Terseret Banjir Bandang

Nasional banjir musim hujan bencana alam bencana banjir
Antara • 22 September 2020 00:07
Sukabumi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi mendata 12 rumah hanyut dan 85 rumah terendam akibat banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cicurug. Banjir bandang berasal dari luapan Sungai Citarik.
 
"Luapan air Sungai Citarik tersebut berkisar 5-6 meter dan merendam beberapa perkampungan di Kecamatan Cicurug," kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, di Sukabumi, Senin, 21 September 2020.
 
Baca: Bupati Bogor Instruksikan Jajarannya Siaga Bencana

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan beberapa kampung yang terdampak banjir tersebut yakni Kampung Cipari, Desa Cisaat, Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kampung Belakan Aspol, Kelurahan Cicurug, Kampung Nyangkowek RT 002/007, Desa Mekarsari, Kampung Lio RT 002/005, Desa Mekarsari dan Perum Setiabudi, Desa Bangbayang.
 
Selain menyebabkan belasan rumah terbawa hanyut air banjir bandang, sejumlah kendaraan baik roda dua maupun empat juga ikut terbawa hanyut, selain itu dua warga yang merupakan pembuat roti pun ikut menjadi korban dan hingga kini masih dalam pencarian.
 
Untuk warga yang rumahnya terbawa arus air dan terendam banjir sudah dievakuasi dan diungsikan ke beberapa lokasi seperti ruangan puskesmas pembantu dan rumah warga lainnya yang lebih aman.
 
Pihaknya juga mengimbau kepada warga untuk tidak mendekat ke lokasi khawatir terjadi banjir susulan mauapun terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk pendataan kerugian dan jumlah warga yang terdampak masih dalam perhitungan.

"Kerugian akibat bencana banjir bandang ini masih dalam pendataan, jika melihat kondisi rumah dan sejumlah kendaraan yang tersapu derasnya arus banjir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah," jelasnya.
 
Daeng mengatakan untuk bantuan darurat sudah dikirim ke beberapa lokasi untuk meringankan warga yang terdampak banjir bandang tersebut, bantua itu berupa makanan instan, siap saji dan perlengkapan lainnya.
 
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan instansi lainnya seperti TNI dan Polri untuk melakukan pengamanan antisipasi ada oknum yang memanfaatkan bencana dengan mencuri barang milik korban.
 

 
(DEN)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif