Amaq Santi, korban begal yang menjadi tersangka karena membela diri. Foto: Metro TV
Amaq Santi, korban begal yang menjadi tersangka karena membela diri. Foto: Metro TV

Kisah Heroik Korban Begal, Membunuh demi Mengantar Nasi Buat Ibunda di RS

MetroTV • 14 April 2022 13:11
Lombok: Tak ada yang mau menjadi korban begal. Tak terkecuali Amaq Santi alias S, 34.
 
Amaq menjadi korban begal saat menunggangi sepeda motornya di jalanan Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu, 10 April 2022 dini hari. Dia dicegat sebuah motor dengan dua penunggang.
 
"Malam itu saya mau mengantar nasi ke ibu saya yang sedang di rumah sakit," demikian Amaq mengawali pengalaman pahitnya saat ditemui Jurnalis Metro TV, Adhy Hendry, di rumah Kepala Dusun Mateng Maling, Desa Ganti, Lombok Tengah, Kamis, 14 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baru tiba di Timur Ganti, mata Amaq silau dengan lampu sepeda motor yang ada di belakangnya. Lampu itu memantul dari kaca spion sepeda motornya.
 
Seturut sorot lampu, sepeda motor yang ditumpangi dua orang itu lantas mendekatinya dan langsung menyenggol. Amaq oleng. 
 
Belum selesai menyeimbangkan tunggangan, sepeda motor itu lantas mengadangnya. Amat mengerem mendadak hingga motor berhenti.
 
Tiba-tiba, pengendara motor yang mengadangnya langsung menebas tangan Amaq. Bukannya takut, Amaq justru membusungkan dada dan merangsek maju. 
 
Terjadi duel yang tak seimbang. Amaq melawan dua orang. Tapi dia tak lantas ciut. 
 
"Langsung saya bacok kedua orang itu," ujar Amaq tak ragu.
 
Halaman Selanjutnya
Meski dikeroyok dua begal itu,…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif