Rumah Sakit dr Soedomo Trenggalek (ANTARA/HO - Humas RSUD dr. Soetomo Trenggalek)
Rumah Sakit dr Soedomo Trenggalek (ANTARA/HO - Humas RSUD dr. Soetomo Trenggalek)

RSUD Trenggalek Siapkan Ruang Isolasi Khusus Hepatitis Akut

Antara • 22 Mei 2022 07:58

Sejauh ini ruang tersebut belum dimanfaatkan untuk pemeriksaan hepatitis misterius lantaran belum ada temuan kasus ataupun temuan-temuan gejala-gejala penyakit itu.
 
Namun masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan menjaga kebersihan untuk meminimalisiasi risiko terjangkit penyakit yang jadi sorotan di berbagai daerah itu.
 
"Alhamdulillah sampai saat ini kami belum menemukan pasien dengan keluhan itu. Kami belum melakukan observasi. Artinya belum ada temuan baik itu dari pelayanan kesehatan tingkat pertama, puskesmas, klinik swasta maupun dokter praktik pribadi. Untuk sistem rujukan dari pelayanan kesehatan tingkat pertama melalui pendekatan 'SisruteSisrute, yaitu Sistem Rujukan Terintegrasi,” kata Sudjiono.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peningkatan kewaspadaan selain untuk meminimalkan adanya penyakit hepatitis misterius itu juga dilakukan oleh petugas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
 
Petugas pelayanan kesehatan pertama diminta untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemui gejala-gejala itu.
 
Baca juga: Hepatitis Akut, Kemenkes Tegaskan Pemerintah Tidak Tutup Sekolah
 
Instruksi itu tertuang dalam surat edaran yang dilayangkan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek.
 
"Masyarakat dan fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Trenggalek diminta untuk waspada dan melaporkan apabila ada gejala kasus serupa itu," kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, Saeroni.
 
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera membawa anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat jika menemui tanda-tanda gejala hepatitis misterius.
 
Langkah cepat itu dilakukan untuk mengantisipasi risiko fatalitas dampak dari penyakit hepatitis misterius.
 
"Kami meminta agar orang tua segera membawa anaknya ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila (anaknya) mengalami gejala itu. Sebisa mungkin untuk tidak menunggu anaknya mengalami kuning hingga penurunan kesadaran," jelasnya.
 
(MEL)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif