Kapolres Batu, AKBP Catur Cahyono Wibowo. Medcom.id/Daviq
Kapolres Batu, AKBP Catur Cahyono Wibowo. Medcom.id/Daviq

2 Mahasiswa UIN Malang Tewas saat Diklat Pencak Silat

Daviq Umar Al Faruq • 08 Maret 2021 15:56
Malang: Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang dilaporkan meninggal saat mengikuti proses pendidikan dan pelatihan (diklat) rekrutmen anggota baru Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pencak silat, Pagar Nusa. Kegiatan diklat tersebut diselenggarakan di Kota Batu, Jawa Timur, pada Jumat-Minggu, 5-7 Maret 2021.
 
"Betul dua orang (yang meninggal dunia). Yang pertama berinisial MRP berasal dari Kota Malang, yang satunya inisial MFL dari Lamongan," kata Kapolres Batu, AKBP Catur Cahyono Wibowo, Senin 8 Maret 2021.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua mahasiswa yang meninggal bernama Miftah Rizki Pratama dan Faisal Lathiful Fakhri. Miftah merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Tadris Matematika, sedangkan Faisal adalah mahasiswa Fakultas Syariah Jurusan Hukum Ekonomi Syariah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kemendikbud Cek Dugaan Siswa Meninggal Saat Orientasi
 
Catur menjelaskan, polisi mendapatkan informasi meninggalnya dua mahasiswa UIN Maliki Malang pada Minggu 7 Maret 2021. Saat itu dilaporkan dua mahasiswa UIN Maliki Malang meninggal dalam kegiatan Pagar Nusa.
 
"Kegiatan ini dilaksanakan mahasiswa UIN. Jadi ini kegiatan ini dari hari Jumat, Sabtu hingga Minggu. Kegiatan ini sedang didalami, dalam proses," bebernya.
 
Berdasarkan penelusuran polisi, kegiatan dimulai Jumat, 5 Maret 2021 di salah satu SMK di Karangploso, Kabupaten Malang. Kemudian kegiatan dilanjutkan keesokan harinya, pada Sabtu, 6 Maret 2021, di depan Predator Fun Park, Kota Batu.
 
Baca: Malapraktik Sepanjang PLS Diancam Sanksi Etik Hingga Pidana
 
"Ke depan Predator menggunakan angkutan umum. Lalu dimulai di depan Predator, dilanjutkan sampai ke Coban Rais. Jadi ini yang dilaksanakan, basis yang dilakukan oleh mahasiswa dalam kegiatan pencak silat, yang ikut dalam kegiatan ini 41 orang," jelasnya.
 
Tapi, di tengah-tengah kegiatan, salah satu mahasiswa dilaporkan sakit dan dibawa ke Puskesmas Karangploso. Tak lama kemudian, satu mahasiswa lainnya pingsan dan langsung dibawa dibawa ke Rumah Sakir Karsa Husada, Kota Batu.
 
"Dalam perjalanan, pihak rumah sakit sudah menyampaikan bahwa yang bersangkutan sudah meninggal," terangnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif