Mendikbud, Muhadjir Effendy meninjau Pengenalan Lingkungan Sekolah di salah satu sekolah di Bekasi. Kemendikbud/Humas.
Mendikbud, Muhadjir Effendy meninjau Pengenalan Lingkungan Sekolah di salah satu sekolah di Bekasi. Kemendikbud/Humas.

Malapraktik Sepanjang PLS Diancam Sanksi Etik Hingga Pidana

Pendidikan Pengenalan Lingkungan Sekolah Sistem Zonasi PPDB 2019
Muhammad Syahrul Ramadhan • 17 Juli 2019 20:16
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berkomitmen menyelesaikan tindak kekerasan kepada siswa baru yang terjadi di sepanjang saat masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Penanganan yang dilakukan terhadap malapraktik sepanjang masa PLS akan berbeda di setiap kasusnya, mulai dari pemberian sanksi etik hingga pidana.
 
"Kalau ada malapraktik tentu akan diurus secara kode etik guru, kalau itu sampai pidana itu urusannya ke aparat," kata Muhadjir dalam kunjungannya di Sekolah Kristen Yayasan IPEKA (Iman, Pengharapan, dan Kasih), Bekasi, Selasa,16 Juli 2019.
 
Selanjutnya, apabila tindak kekerasan bersumber dari buruknya pengelolaan di sekolah, maka penyelesaiannya akan dilakukan melalui dewan etik. "Kalau itu akibat dari pengelolaan sekolah, kaitannya dengan pelanggaran disiplin keprofesian, dan itu penyelesaiannya di dewan etik," ujar Muhadjir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Mendikbud: Tak Boleh Ada Perpeloncoan di Sekolah
 
Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menambahkan, jika pelanggaran berupa tindak kekerasan, itu sudah termasuk kategori pidana. Maka penyelesaiannya juga akan dilakukan melalui jalur hukum.
 
"Akan kita lihat sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Siapapun orang dan anaknya tidak boleh merampas haknya untuk bersekolah," terang Muhadjir dikutip dari siaran pers.
 
Sebelumnya, dalam masa PLS tahun ajaran 2019/2020 telah memakan korban, yakni DBJ siswa SMA di Taruna Nusantara Indonesia Palembang. Korban diduga menerima pukulan benda tumpul dan benturan keras di kepala yang menyebabkan yang bersangkutan meninggal dunia.
 
Polresta Palembang telah menetapkan pria bernama Obbi sebagai tersangka. Diketahui Obbi merupakan pembina yang ditunjuk pihak sekolah.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif