Kegiatan pemeriksaan kendaraan di Pos Pengamanan Temon, Kulon Progo. Medcom.id/ahmad mustaqim
Kegiatan pemeriksaan kendaraan di Pos Pengamanan Temon, Kulon Progo. Medcom.id/ahmad mustaqim

Puluhan Pemudik Ditolak Masuk Yogyakarta

Ahmad Mustaqim • 06 Mei 2021 22:55
Yogyakarta: Puluhan kendaraan diduga diisi pemudik ditolak masuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari pertama pelarangan mudik Lebaran, Kamis, 6 Mei 2021. Catatan ini dari tiga titik penyekatan di wilayah perbatasan DIY dengan Jawa Tengah.
 
Sebanyak enam kendaraan ditolak di jalur masuk Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo. Kendaraan yang ditolak didominasi kendaraan umum.
 
"Ada empat bus dan dua travel. Ada satu kendaraan umum bisa jalan karena membawa kelengkapan surat jalan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kulon Progo, Ajun Komisaris Purwanto.

Baca: Perawat Pembuat Surat Bebas Covid-19 Palsu di Kapuas Ditangkap
 
Purwanto menjelaskan, bus dan travel mengangkut penumpang yang hendak mudik. Tujuan para pemudik di DIY dan Jawa Tengah. Dalam pemeriksaan, para pemudik merantau dari Jawa Barat dan Jakarta.
 
"Mereka kami suruh putar balik. Mereka tidak termasuk yang dapat dispendasi (perjalanan ke luar daerah)," ujarnya.
 
Sementara, ada puluhan kendaraan diputar balik di dua pos penjagaan di Kecamatan Tempel dan Prambanan, Kabupaten Sleman. Dua wilayah ini berbatasan dengan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
 
Kepala Pos Pengamanan Prambanan, Inspektur Satu Hariyanto, menjelaskan sebanyak 17 kendaraan diputar balik dari 45 kendaraan yang diperiksa. Data itu saat operasi Kamis dini hari.
 
Baca: Warga Bekasi Dilarang Takbir Keliling
 
Sementara, operasi pada pagi tadi ada sebanyak 50 kendaraan diperiksa. Hasilnya, enam kendaraan dipaksa putar balik.
 
"Secara persyaratan mereka yang tak memenuhi diminta putar balik. Ada yang alasannya akan menengok anggota keluarga," ujar Hariyanto.
 
Di Pos Pengamatan Tempel, sebanyak 37 kendaraan terjaring pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah kendaraan dipaksa putar balik karena mengangkut pemudik.
 
"(Kendaraan yang diputar balik) ada yang dari Bandung, Bogor. Niatnya mudik," kata Kepala Pos Pengamanan Tempel, Inspektue Satu Sanika.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan