Tersangka pelecehan seksual (Topi Merah) di Bandara Soekarno-Hatta diringkus.
Tersangka pelecehan seksual (Topi Merah) di Bandara Soekarno-Hatta diringkus.

Pelaku Pelecehan di Bandara Soetta Diringkus di Sumatra Utara

Nasional penipuan pelecehan seksual
Hendrik Simorangkir • 25 September 2020 14:29
Tangerang: Polresta Bandara Soekarno-Hatta, meringkus tersangka EFY yang telah melecehkan dan memeras penumpang pesawat berinisial LHI, di Terminal 3 bandara tersebut. EFY ditangkap di salah satu indekos di Balige, Sumatera Utara.
 
"Tersangka ditangkap bersama dengan seorang teman wanitanya yang berada di daerah Balige, di tempat indekos," ujar Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Alexander Yurikho, di Terminal 2, Jumat, 25 September 2020. 
 
Alex menuturkan, EFY ditangkap pada Jumat, 25 September 2020 pukul 01.00 WIB. Saat ini, tersangka telah dibawa ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk ditindak lebih lanjut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tersangka sudah dibawa ke Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta untuk diambil keterangan. Semoga setelah diambilnya keterangan tersangka, serta bagaimana rangkaian tindak pidananya bisa terjadi dan banyak pertanyaan lain bisa terjawab untuk dapat kami sampaikan lagi ke masyarakat," jelasnya. 
 
Baca: Pelaku Pelecehan di Bandara Soetta Kabur
 
 

Alexander menjelaskan, setelah selesai melakukan penyidikan terhadap tersangka, ditemukan bukti tiga tindak pidana yang telah dilakukannya. 
 
"Dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 289 KUHP tentang pencabulan dan/atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan/atau Pasal 268 KUHP tentang pemerasan," kata Alexander.
 
Alex menambahkan, pihaknya belum ada keinginan untuk membuka posko pengaduan yang diduga masih adanya korban dari tersangka terkait kejadian tersebut. 
 
"Penyidik akan berkonsentrasi pada keterangan tersangka dulu. Jika nanti indikasi benar ini bukan dugaan tindak pidana yang pertama atau ada dugaan keterlibatan pihak lain maka akan kami beritahukan kepada masyarakat," jelasnya.
 
Kasus pelecehan dan penipuan ini viral saat korban berkicau di Twitter. Dia bercerita awalnya saat mengikuti tes cepat di Soetta, EF mengatakan hasil tesnya reaktif covid-19. 
 
Pelaku kemudian menawarkan untuk mengubah hasil tes cepat LHI dengan bayaran Rp1,4 juta. Namun, setelah mentransfer uang itu, LHI dilecehkan. 
 
Utas yang diunggah LHI menjadi buah bibir di media sosial. Polisi kemudian bergerak untuk mengklarifikasi kabar viral tersebut.
 
Polres Bandara Soetta memberangkatkan tiga personel ke Bali untuk bertemu langsung LHI. Korban dimintai keterangan dan dibuatkan laporan polisi.
 
(ALB)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif