kericuhan dari lantai 3 DPRD DIY. Medcom.id/ahmad Mustaqim
kericuhan dari lantai 3 DPRD DIY. Medcom.id/ahmad Mustaqim

Kericuhan Tolak UU Ciptaker di Yogyakarta Berlangsung Berjam-jam

Nasional Demo Buruh demo mahasiswa Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Ahmad Mustaqim • 08 Oktober 2020 17:37
Yogyakarta: Kericuhan dalam demonstrasi tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) di kawasan DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis, 8 Oktober 2020, berlangsung berjam-jam. Sempat mereda hampir satu jam, kericuhan kembali pecah dengan durasi lebih lama.
 
Kericuhan pertama terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Berbagai benda dilempar ke dalam area gedung DPRD DIY. Mulai batu, botol minuman, hingga cuilan sudut bangunan di tepi Jalan Malioboro.
 
Kericuhan pertama berlangsung sekitar satu jam. Situasi sempat landai lebih dari setengah jam. Aparat meminta demonstran melakukan dialog menyampaikan aspirasi. Meski begitu, situasi kembali pecah. Kericuhan tak terhindarkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekitar pukul 14.00 WIB, kericuhan kian tak terkendali. Demontran melemparkan berbagai benda. Lampu sorot di luar DPRD DIY turut dilempar. Sementara, polisi mencoba membalas dengan menembakkan gas air mata dan semprotan watercanon.
 
Situasi baru bisa kondusif saat memasuki pukul 15.30 WIB. Di sisi lain, polisi menangkap sejumlah demonstran yang tampak masih berusia pelajar.
 
Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana menyayangkan demontrasi yang berujung kericuhan. Ia prihatin karena berbagai fasilitas di area DPRD DIY rusak, termasuk kaca-kaca gedunh.
 
"Kami sangat tak berharap kerusuhan berlangsung lebih lama lagi. Kami minta demonstran segera membubarkan diri," kata dia.
 
Baca:Ridwan Kamil Surati Jokowi Menolak Omnibus Law

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif