Bekasi: Keluarga dugaan korban malpraktik Alvaro memberikan maaf kepada pihak Rumah Sakit Kartika Husada Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Ayah Alvaro, Albert Francis, mengatakan sejumlah manajemen RS Kartika Husada telah menyampaikan permohonan maaf kepadanya terkait dengan wafatnya Alvaro.
"Kami dalam ajaran agama kami kami diajarkan untuk memaafkan, bahkan kami tidak boleh mempunyai dendam tersendiri terhadap siapapun, baik disengaja maupun tidak disengaja. Saat ini saya pribadi saya sudah memberikan maaf karena itu juga menjadi jalan dan doa untuk anak saya," katanya di Bekasi, Rabu, 4 Oktober 2023.
Dia menjelaskan komunikasi pihak keluarga dengan manajemen RS Kartika Husada sudah terjalin. Tepatnya setelah pihak keluarga bertemu dengan pemilik rumah sakit tersebut.
"Secara langsung mungkin belum benar-benar ini mungkin tapi dari beberapa personel manajemen mereka memang sudah secara pribadi menyatakan permintaan maafnya kepada saya sebagai pihak keluarga," jelasnya.
Albert menjelaskan pihaknya telah mengikhlaskan kepergian Alvaro. Dirinya pun berharap agar kejadian yang menimpa Alvaro dapat membawa hikmah positif dan pelajaran bagi semua orang.
"Saat ini anak kami sudah tenang dan damai anak kami pergi dengan senyum di wajahnya yang awalnya terlihat kesakitan sekarang ini telah senyum ada senyum di wajahnya makanya kami sudah mengikhlaskan kepergian anak kami. Semoga anak kami ini membawa hikmah positif dan pelajaran bagi kita semua," bebernya.
Alvaro telah dimakamkan di TPU Padurenan, Kota Bekasi, siang ini. Alvaro meninggal dunia pada Senin, 2 Oktober 2023 pukul 18.45 WIB. Dirinya divonis mati batang otak setelah sebelum menjalani operasi amandel di RS Kartika Husada Jatiasih.
Bekasi: Keluarga dugaan korban
malpraktik Alvaro memberikan maaf kepada pihak Rumah Sakit Kartika Husada Jatiasih,
Kota Bekasi, Jawa Barat. Ayah Alvaro, Albert Francis, mengatakan sejumlah manajemen RS Kartika Husada telah menyampaikan permohonan maaf kepadanya terkait dengan wafatnya Alvaro.
"Kami dalam ajaran agama kami kami diajarkan untuk memaafkan, bahkan kami tidak boleh mempunyai dendam tersendiri terhadap siapapun, baik disengaja maupun tidak disengaja. Saat ini saya pribadi saya sudah memberikan maaf karena itu juga menjadi jalan dan doa untuk anak saya," katanya di Bekasi, Rabu, 4 Oktober 2023.
Dia menjelaskan komunikasi pihak keluarga dengan manajemen RS Kartika Husada sudah terjalin. Tepatnya setelah pihak keluarga bertemu dengan pemilik rumah sakit tersebut.
"Secara langsung mungkin belum benar-benar ini mungkin tapi dari beberapa personel manajemen mereka memang sudah secara pribadi menyatakan permintaan maafnya kepada saya sebagai pihak keluarga," jelasnya.
Albert menjelaskan pihaknya telah mengikhlaskan kepergian Alvaro. Dirinya pun berharap agar kejadian yang menimpa Alvaro dapat membawa hikmah positif dan pelajaran bagi semua orang.
"Saat ini anak kami sudah tenang dan damai anak kami pergi dengan senyum di wajahnya yang awalnya terlihat kesakitan sekarang ini telah senyum ada senyum di wajahnya makanya kami sudah mengikhlaskan kepergian anak kami. Semoga anak kami ini membawa hikmah positif dan pelajaran bagi kita semua," bebernya.
Alvaro telah dimakamkan di TPU Padurenan, Kota Bekasi, siang ini. Alvaro meninggal dunia pada Senin, 2 Oktober 2023 pukul 18.45 WIB. Dirinya divonis mati batang otak setelah sebelum menjalani operasi amandel di RS Kartika Husada Jatiasih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)