Pengungsi Merapi di barak Balai Desa Glagaharjo. (Foto: Medcom.id/ahmad mustaqim)
Pengungsi Merapi di barak Balai Desa Glagaharjo. (Foto: Medcom.id/ahmad mustaqim)

Populer Daerah; Pengungsi Erupsi Gunung Mulai Terserang Penyakit hingga Pelaku Mutilasi Korban Kejahatan Seksual

Meilikhah • 11 Desember 2020 08:00
Jakarta; Sejumlah peristiwa terjadi pada Kamis, 10 Desember 2020, dan terangkum dalam kanal Daerah Medcom.id. Salah satunya pelaku mutilasi di Bekasi yang ternyata merupakan korban kekerasan seksual. 
 
Kemudian, para pengungsi erupsi gunung seperti Merapi dan Ile Lewotolok yang mulai terserang penyakit di barak pengungsian. Termasuk warga terdampak banjir di Aceh. Berikut ulasannya.
 
1. Pelaku Mutilasi di Bekasi Dinilai Sebagai Korban
 
Pakar Psikolog Forensik, Reza Indragiri, meminta agar manusia silver pelaku mutilasi di Bekasi, AH, 17, mendapat perlindungan khusus. Reza menilai pelaku masih di bawah umur.
 
"Kalau begitu, dalam kasus mutilasi Kalimalang ini, alih-alih berstatus sebagai pelaku, boleh jadi dia adalah korban. Korban kejahatan luar biasa. Dan korban kejahatan seksual, mengacu UU Perlindungan Anak, harus mendapat perlindungan khusus," kata Reza, Kamis, 10 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selengkapnya, di sini.
 
2. Sejumlah Pengungsi Merapi Alami Hipertensi dan Ispa
 
Pengungsi lansia di barak pengungsian Merapi kompleks Balai Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merasa jenuh dan bosan. Lebih dari sebulan di barak, beberapa pengungsi bahkan diketahui sedang sakit.
 
"Kemarin ada satu (sakit) Ispa (infeksi saluran pernapasan), ada lima yang hipertensi," kata Camat Cangkringan, Agus Parmono, saat dikonfirmasi, Kamis, 10 Desember 2020.
 
Selengkapnya, di sini. 
 
3. 8 Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Reaktif Covid-19
 
Tim Keselamatan Komando Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 10 Desember 2020, menemukan satu lagi warga klaster pengungsi reaktif rapid test covid-19.
 
Seorang warga dari klaster pengungsi tersebut perempuan, 64, diketahui memiliki riwayat batuk pilek. Tim kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lembata, diikuti pelacakan kontak serta mengisolasi warga tersebut ke Puskesmas Lewoleba di Desa Pada.
 
Selengkapnya, di sini. 
 
4. Pengungsi Banjir Aceh Utara Mulai Terserang Penyakit
 
Warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mulai diserang penyakit. Mereka adalah para pengungsi yang rumahnya terendam di kawasan Kecamatan Lhok Sukon, Matangkuli, Tanah Luas, Pirak Timu, dan Cot Girek.
 
Umumnya pengungsi terserang penyakit diare, demam, batuk, gatal-gatal, dan flu. Ada juga sebagian mengalami luka-luka pada kaki karena terkena pecahan kaca saat menyelamatkan diri dari banjir.
 
"Satu unit ambulans keliling dioperasikan, agar semua bisa mendapat pertolongan medis," ujar Kepala Puskesmas Lhok Sukon, Adnani, Kamis, 10 Desember 2020.
 
Selengkapnya, di sini. 
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif