Petugas melakukan tes swab di salah satu Ponpes di Jombang, Jawa Timur. (Foto: Metro TV/Amir Zakky)
Petugas melakukan tes swab di salah satu Ponpes di Jombang, Jawa Timur. (Foto: Metro TV/Amir Zakky)

61 Santri di Jombang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Amir Zakky • 26 September 2020 16:59

Tak hanya santri, sejumlah tenaga kesehatan juga diketahui harus menjalani karantina di Aparma Unipdu selama 14 hari ke depan. Tenaga kesehatan tersebut diketahui berasal dari salah satu Puskesmas.
 
“Ada perawat dan tenaga kesehatan dari puskesmas. Kemungkinan mereka terpapar saat menangani pasien covid-19,” ujar Gus Ufik.
 
Sementara itu, berdasarkan data di lapangan ada satu ponpes di Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, yang hingga kini harus dilakukan sterilisasi. Seluruh akses masuk ke pesantren itu, kini ditutup dan aktivitas belajar mengajar dihentikan sementara.

Baca juga: Dinkes Kota Pontianak Tutup Pelayanan Puskesmas Perum II
 
Camat Mojowarno Arief Hidayat menerangkan, ponpes yang aktivitasnya dibatasi yakni ponpes Tahfidzul Qur’an Darussalam. Pembatasan dilakukan setelah 21 santriwati dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.
 
“Dari hasil swab 21 orang semuanya perempuan. Tapi seluruh santri yang saat ini positif sudah dibawa ke tempat karantina di Aparma Unipdu,” ungkap Arief.
 
Meski demikian, ia mengaku tidak tahu dari mana para santri tersebut terpapar covid-19. Dari informasi yang ia dapat sebelum menulari puluhan santri, ada sekitar enam santri yang mengaku melakukan pemeriksaan ke Puskesmas Mojowarno dengan keluhan sakit di bagian hidung.
 
“Saya tidak tahu dari mana. Tapi informasinya ada yang mengalami gangguan penciuman, seperti tidak bisa membau. Dinas kemudian melakukan tracking dan pengambilan uji swab pada yang lain yang pernah kontak dan diketahui hasilnya positif,” beber dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>