Ilustrasi. (Foto: MI/Bary Fathahillah)
Ilustrasi. (Foto: MI/Bary Fathahillah)

Industri Dalam Negeri Sokong Realisasi KRL Yogya-Solo

Nasional krl penumpang krl
Ahmad Mustaqim • 02 Oktober 2020 23:03
Yogyakarta: Kepala Area Kereta Commuter Indonesia (KCI) Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dedi Setiawan, menyebut sarana kereta rel listrik (KRL) rute Yogya-Solo didukung penuh industri dalam negeri. Ia mengatakan, operasional awal akan memakai kereta rangkaian diesel (KRD) sebagai tahap transisi selama dua hingga tiga bulan.
 
"Kami pake sarana KRL KfW buatan PT Industri Kereta Api (INKA). Saat ini masih direvitalisasi," kata Dedi, Jumat, 2 Oktober 2020.
 
Dedi mengungkapkan sudah ada dua dari 10 trainset yang disiapkan. Dua trainset itu dalam masa uji coba di Jalarta. Ia memperkirakan akhir Oktober akan bisa dipakai di Yogyakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Januari (2021) full Jogja-Klaten. Itu full pake KRL secara bertahap nanti ke Solo. Lalu Yogyakarta ke Kutoarjo sampe ke Kroya," ungkapnya.
 
Baca juga:Konsep KRL Yogya-Solo Mengadaptasi Commuter Line Jabodetabek
 
Menurut dia, persiapan sarana pendukung KRL belum sepenuhnya siap. Beberapa yang mulai disiapkan seperti passenger service, kartu thermal, hingga petugas. Secara bertahap, standar KCI Jabodetabek akan diterapkan di Yogyakarta.
 
"Ke depan akan kami kasih sentuhan kearifan lokal sesuai Jogja. Bentuk layanan kami yang utama adalah kereta tidak mogok. Headway akan semakin kecil atau sering. Pada 2021 KRL di Jogja setiap stasiun akan berhenti," bebernya.

 
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, Humas PT Kereta…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif