Ebrahim Raisi berbicara dalam konferensi pers di Teheran, Iran pada 18 Juni 2021. ATTA KENARE/AFP
Ebrahim Raisi berbicara dalam konferensi pers di Teheran, Iran pada 18 Juni 2021. ATTA KENARE/AFP

Ebrahim Raisi Jadi Presiden Iran, Ini Tanggapan Dunia

Internasional politik iran Iran Ayatollah Ali Khamenei
Cindy • 20 Juni 2021 16:06
Jakarta: Tokoh ultra-konservatif garis keras Ebrahim Raisi resmi dinyatakan sebagai pemenang Pemilihan Umum Presiden Iran pada Jumat kemarin. Ia mengungguli semua kandidat lewat raihan 61,95 persen suara.
 
Kementerian Dalam Negeri Iran mengumumkan hasil pilpres pada Sabtu kemarin, dengan tingkat keikutsertaan warga berada di angka 48,8 persen -- terendah dalam sejarah negara tersebut.
 
Kemenangannya memperoleh berbagai reaksi baik negatif maupun positif. Sejumlah kepala negara memberikan ucapan selamat, ada juga yang menganggap pemilu tidak adil. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemimpin Hizbullah Ucapkan Selamat kepada Presiden Terpilih Iran
 
Berikut sejumlah reaksi berbagai kepala negara yang dihimpun dari berbagai sumber, Minggu, 20 Juni 2021.

1. Pakistan

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengucapkan selamat kepada Ebrahim Raisi atas kemenangan dalam pemilihan umum presiden ke-13 Iran. Ucapan selamat disampaikan PM Khan via Twitter.
 
"Kami berharap dapat bekerja sama (dengan Raisi) dalam memperkuat hubungan persaudaraan kedua negara demi mendorong perdamaian, kemajuan, dan kesejaheraan kawasan," tulis PM Khan, dilansir dari laman ABNA pada Minggu, 20 Juni 2021.

2. Rusia

Presiden Rusia, Vladimir Putin juga memberikan ucapan selamat kepada Ebrahim Raisi. Dia berharap pembangunan kerjasama bilateral dan isu internasional dapat terus dijalankan. 
 
"Hal itu sesuai dengan kepentingan warga Iran dan Rusia perihal penguatan keamanan dan stabilitas regional," ujar Vladir Putin. 

3. Suriah

Presiden Suriah, Bashar Al-Assad berharap Raisi sukses sebagai Presiden iran yang baru. Dia juga ingin kerja sama antarnegara dapat terus berlanjut. 
 
"Untuk kebaikan dan kepentingan warga, terutama di tengah skema dan tekanan yang bertujuan melemahkan independensi mereka," ujar Bashar dalam keterangan tertulis. 
 
Baca: Pakistan Ucapkan Selamat kepada Presiden Terpilih Iran Ebrahim Raisi

4. Israel

Israel mengingatkan komunitas internasional mengenai potensi ancaman dari presiden terpilih Iran itu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri  Israel, Lior Haiat, menyebut Raisi sebagai presiden paling ekstrem di Iran sejauh ini.
 
Ia juga mengingatkan, Raisi kemungkinan akan menambah aktivitas program nuklir Iran.
 
"Presiden baru Iran, yang dikenal sebagai Jagal Teheran, adalah seorang ekstremis yang bertanggung jawab atas kematian ribuan orang Iran. Dia berkomitmen pada ambisi nuklir rezim dan kampanye teror globalnya," kata Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid di Twitter. 

5. Amerika Serikat

Amerika Serikat mengkritik proses pemilihan umum presiden Iran yang berlangsung pada Jumat kemarin. Washington menyayangkan fakta bahwa masyarakat Iran tak bisa ikut serta dalam sebuah "proses elektoral yang bebas dan adil."
 
Ini merupakan reaksi pertama AS dalam merespons kemenangan Ebrahim Raisi dalam pilpres Iran.
 
"Masyarakat Iran tak dapat menggunakan hak mereka dalam memilih sendiri sosok pemimpin dalam sebuah proses elektoral yang bebas dan adil," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, dikutip dari laman Arutz Sheva. 
 
Raisi merupakan tokoh garis keras Iran yang juga dikenal sebagai anak didik Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei. Ia merupakan mantan anggota "komite kematian" tahun 1988 terkait eksekusi ribuan orang di luar jalur hukum.
 
Sebelum pilpres, sejumlah lembaga survei dan analis sudah memprediksi kemenangan Raisi. Sabtu kemarin, Raisi dipastikan menang usai dua kandidat utamanya mengakui kekalahan.
 
Sejumlah tokoh dalam dan luar negeri telah menyampaikan ucapan selamat kepada Raisi, yang akan resmi dilantik sebagai presiden baru Iran pada Agustus mendatang.
 
Baca: Israel Ingatkan Potensi Ancaman dari Presiden Baru Iran

 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif