Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah. (AFP)
Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah. (AFP)

Hizbullah Belum Tentu Turun Tangan Jika Israel Serang Iran

Medcom • 09 Februari 2022 13:10

Pesawat tanpa awak milik Israel yang melintas di atas Lebanon, menurut Nasrallah, telah "sangat berkurang" jumlahnya lantaran Hizbullah terus meningkatkan pertahanan udara.
 
Nasrallah menambahkan, ia menentang pembagian gas lepas pantai dengan Israel dan tidak terlalu mempedulikan negosiasi antara Beirut dan Tel Aviv mengenai penentuan zona ekonomi eksklusif negara-negara tersebut.
 
"Kami tidak menaruh perhatian terhadap pembahasan teknis tentang demarkasi perbatasan laut dengan Israel," katanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:  Hizbullah Serang Sistem Pertahanan Udara Israel di Pegunungan Suriah
 
Pernyataan tersebut dikeluarkan Nasrallah beberapa minggu setelah Israel dan Lebanon mengumumkan untuk melanjutkan pembicaraan tentang area seluas sekitar 860 kilometer persegi (330 mil persegi) dari Laut Mediterania, yang diklaim kedua negara sebagai zona ekonomi eksklusifnya
 
Utusan AS yang bertugas menengahi pembahasan tersebut telah bertemu dengan pejabat Israel dan Lebanon.
 
Kedua negara memulai negosiasi tidak langsung melalui mediator AS pada tahun 2020 di markas perdamaian PBB di Naqoura, Lebanon. Tapi, pembicaraan ini telah berulang kali dihentikan. Diskusi terbaru tentang masalah ini dilakukan Mei lalu.
 
Lebanon tenggelam dalam krisis ekonomi dan finansial sejak akhir 2019. Hal ini merupakan dampak dari praktik korupsi yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
 
Negara kecil Mediterania itu ingin menyelesaikan sengketa perbatasannya dengan Israel untuk membuka potensi transaksi minyak dan gas yang menguntungkan. (Kaylina Ivani)
 
(WIL)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif