Hashem Mahmoud Atin, bocah 10 bulan di Yaman yang mengalami malnutrisi karena kelaparan. Foto: Sky News
Hashem Mahmoud Atin, bocah 10 bulan di Yaman yang mengalami malnutrisi karena kelaparan. Foto: Sky News

Situasi Yaman Makin Menyedihkan, Kelaparan Mengancam Warga

Internasional konflik yaman pbb
Fajar Nugraha • 18 September 2020 09:07
Sanaa: Yaman dalam 'situasi putus asa' saat kelaparan membayangi ratusan ribu orang. Konflik perebutan kekuasaan sepertinya belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.
 
Yaman dikenal sebagai negara miskin tetapi dipenuhi ‘orang-orang dermawan’ yang menerima pengungsi. Kini Yaman membutuhkan solidaritas internasional.
 
“Yaman berada dalam situasi putus asa karena berada di ambang kelaparan dan ratusan ribu orang menghadapi kelaparan,” ucap Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres, seperti dikutip Sky News, Jumat 18 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Guterres mengatakan kepada Sky News bahwa dia "sangat khawatir" dengan situasi di negara yang dilanda perang tersebut. “PBB mendesak negara-negara di seluruh dunia untuk menunjukkan solidaritas internasional dengan rakyatnya yang murah hati,” ucap Guterres.
 
Negara ini telah dihancurkan oleh konflik yang berkecamuk sejak 2014 antara pemerintahan Abedrabbo Mansur Hadi dan pemberontak Houthi, yang keduanya mengklaim membentuk pemerintahan resmi.
 
Pemerintahan Hadi didukung oleh koalisi negara-negara kuat yang dipimpin oleh Arab Saudi tetapi juga didukung oleh Inggris, AS dan Uni Emirat Arab.
 
Dengan krisis yang ada sekarang diperburuk oleh virus korona, PBB mengatakan lebih dari 20 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan segera karena konflik yang sedang berlangsung. Hampir setengah yang membutuhkan bantuan adalah anak-anak.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif