Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. Foto: AFP
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. Foto: AFP

Misi Menlu AS di Pertemuan G20, Tekan Rusia hingga Peringatkan Tiongkok

Fajar Nugraha • 06 Juli 2022 15:07
Washington: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken akan meminta negara-negara G20 minggu ini untuk menekan Rusia untuk mendukung upaya PBB untuk membuka kembali jalur laut yang diblokir, terkait perang di Ukraina. Blinken juga akan kembali memperingatkan Tiongkok untuk tidak mendukung upaya perang Moskow.
 
Blinken berangkat ke Asia pada Rabu 6 Juli 2022 untuk pertemuan para menteri luar negeri G20 (FMM G20) di Bali pada Jumat 8 Juli 2022. Perjalanannya akan mencakup pertemuan pertamanya dengan Menlu Tiongkok Wang Yi sejak Oktober, tetapi tidak ada pertemuan dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov.
 
Analis memperkirakan menteri G20 yang kontroversial di mana Washington dan sekutunya menyalahkan Moskow atas kekurangan pangan global sejak invasi 24 Februari ke Ukraina yang dikenal sebagai pengekspor utama biji-bijian. Sementara Rusia, juga pengekspor utama, menyalahkan sanksi yang diberikan oleh AS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Asisten Menlu AS untuk urusan Ekonomi dan Bisnis, Ramin Toloui mengatakan, kepada wartawan bahwa Blinken akan meningkatkan keamanan energi dan inisiatif PBB untuk mencoba mengembalikan bahan makanan dan pupuk Ukraina dan Rusia ke pasar global.
 
"Negara-negara G20 harus meminta pertanggungjawaban Rusia dan bersikeras mendukung upaya PBB yang sedang berlangsung untuk membuka kembali jalur laut untuk pengiriman biji-bijian," kata Toloui, seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu 6 Juli 2022.
 
“Entah itu terjadi di tingkat G20, atau di tingkat masing-masing negara G20, itu poin penting yang akan disampaikan Menlu Blinken,” tegasnya.
 
Ukraina, yang menuduh Rusia memblokir pergerakan kapal-kapalnya mengatakan, pekan ini bahwa pihaknya mengadakan pembicaraan dengan Turki dan PBB untuk menjamin jaminan ekspor biji-bijian.
 
Rusia membantah menghalangi pergerakan biji-bijian dan mengatakan Ukraina harus disalahkan atas kurangnya pergerakan, sebagian karena apa yang dikatakannya adalah operasi penambangan di pelabuhannya.
 
Asisten Menlu AS untuk Asia Timur, Daniel Kritenbrink mengatakan, dia mengharapkan pertukaran "terus terang" mengenai Ukraina dalam pembicaraan Blinken dengan Wang dari Tiongkok. Pertemuan itu diharapkan pada Sabtu.
 
"Ini akan menjadi kesempatan lain untuk menyampaikan harapan kami tentang apa yang kami harapkan dilakukan dan tidak dilakukan Tiongkok dalam konteks Ukraina," katanya.
 
Halaman Selanjutnya
Sesaat sebelum invasi Rusia ke…
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif