Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama muncul dalam kampanye untuk Joe Biden. Foto: Inquirer
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama muncul dalam kampanye untuk Joe Biden. Foto: Inquirer

Obama Mulai ‘Turun Gunung’ Dukung Kampanye Joe Biden

Internasional joe biden donald trump Pilpres AS 2020
Fajar Nugraha • 22 Oktober 2020 05:47
Philadelphia: Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama muncul pertama kali dalam kampanye calon Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden. Obama hadir di Philadelphia pada Rabu 21 Oktober 2020 waktu setempat.
 
Biden yang terlibat dalam persaingan ketat dengan petahana Presiden Donald Trump, makin gencar dalam kampanye menjelang 13 hari terakhir kampanye Pilpres AS.
 
Obama, salah satu bintang terbesar Partai Demokrat dan sering menjadi sasaran serangan Trump, bergabung dalam diskusi meja bundar dengan politisi pria kulit hitam Philadelphia dan pemimpin komunitas dan agama sebelum kampanye drive-in di luar ruangan pukul 6.00 sore waktu setempat. Presiden ke-44 AS itu mendesak para pendukung untuk memilih lebih awal untuk Biden dan kandidat Demokrat lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Senang bertemu Anda," kata Obama, yang disambut tepuk tangan dari 15 tamu, seperti dikutip The New York Times, Kamis 22 Oktober 2020.
 
Kemunculan Obama di jalur kampanye minggu ini mengisi celah yang ditinggalkan oleh Biden, yang telah tinggal di rumah di Delaware sejak Senin untuk pertemuan dan persiapan menjelang debat minggu ini dengan Trump di Nashville, Tennessee. Biden adalah wakil presiden Obama selama delapan tahun.
 
Orang Amerika memberikan suara lebih awal dengan kecepatan rekor tahun ini, dengan lebih dari 41 juta surat suara diberikan baik melalui surat dan secara langsung menjelang Hari Pemilihan pada 3 November. Warga AS masih khawatir tentang virus korona dan untuk memastikan suara mereka dihitung.
 
Trump akan menuju ke North Carolina pada Rabu malam waktu setempat, negara bagian medan pertempuran lain di mana jajak pendapat menunjukkan persaingan ketat.
 
Hari-hari terakhir kampanye berlangsung di tengah lonjakan kasus baru covid-19, tidak hanya di North Carolina dan Pennsylvania tetapi juga Wisconsin, Ohio dan Michigan.
 

 
Pennsylvania memiliki rata-rata 1.500 kasus baru sehari selama seminggu terakhir, tingkat yang belum pernah terlihat sejak April. North Carolina rata-rata mengalami 2.000 kasus baru setiap hari selama seminggu terakhir, level tertinggi yang pernah ada.
 
Jajak pendapat menunjukkan mayoritas pemilih kecewa dengan cara Trump menangani pandemi, yang berulang kali dia katakan akan hilang dengan sendirinya.
 
Pada panggilan yang diselenggarakan oleh kampanye Biden dan Demokrat Texas pada Rabu, beberapa Republikan Texas mendesak sesama konservatif untuk memilih Biden, mengutip krisis virus korona serta karakter Biden.
 
“Ini bukanlah keputusan yang saya anggap enteng. Saya suka GOP (nama lain Partai Republik), dan saya suka kebanyakan pejabat GOP. Tapi saya lebih mencintai negara saya," kata Jacob Monty, pengacara imigrasi Republik yang mengundurkan diri dari dewan penasihat nasional Hispanik Trump pada 2016.

Pennsylvania jadi sorotan

Biden dan Trump dijadwalkan bertemu dalam debat kedua dan terakhir mereka pada Kamis 22 Oktober malam waktu AS atau Jumat pagi waktu Indonesia. Ini memberi kesempatan kepada Partai Republik untuk mengubah lintasan perlombaan yang dipimpin Biden dalam pemilihan nasional.
 
Manajer kampanye Biden, Jen O'Malley Dillon, telah memperingatkan staf dan pendukung bahwa dia melihat perlombaan yang jauh lebih dekat di 17 negara bagian yang dianggap sebagai medan pertempuran. Tim Biden menolak terbuai jajak pendapat nasional yang menunjukkan bahwa dia memiliki keunggulan yang luas.
 
Biden yakin dia harus memenangkan negara kelahirannya di Pennsylvania, dimana Partai Demokrat kalah tipis dari Trump pada Pilpres 2016. Biden pun kerap mengunjungi Pennsylvania lebih dari negara bagian mana pun selama kampanye.
 

 
Trump telah mendapatkan dukungan di Pennsylvania, menurut jajak pendapat Reuters / Ipsos yang dirilis pada  Senin, yang menunjukkan penantang itu memimpin dengan 49 persen menjadi 45 persen, sedikit lebih sempit dari seminggu sebelumnya.
 
"Jika kami memenangkan Pennsylvania, kami memenangkan semuanya," kata Trump pada Selasa saat kampanye di Erie, di sudut barat laut negara bagian itu.
 
“Rekor pemungutan suara awal sejauh ini mewakili sekitar 30 persen dari total surat suara yang diberikan pada tahun 2016,” menurut Proyeksi Pemilu AS dari Universitas Florida.
 
Jajak pendapat dan hasil pemungutan suara menunjukkan bahwa banyak dari pemilih awal itu biasanya tidak berpartisipasi dalam pemilihan tetapi keluar dari sela-sela tahun ini untuk mendukung Biden atau memilih Trump.
 
Trump, yang telah melanjutkan jadwal kampanye yang padat sejak pulih dari pertarungannya baru-baru ini dengan covid-19, akan muncul pada Rabu malam di reli bandara di Gastonia, North Carolina.
 
Pasangan Biden, Kamala Harris, juga berada di North Carolina untuk memobilisasi pemilih di Asheville dan Charlotte.

 
(REN)
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif