Para pemimpin global berfoto bersama di KTT G20 di Roma, Italia, 30 Oktober 2021. (Erin SCHAFF / POOL / AFP)
Para pemimpin global berfoto bersama di KTT G20 di Roma, Italia, 30 Oktober 2021. (Erin SCHAFF / POOL / AFP)

Indonesia Jadi Presidensi 2022, Apa Itu G20?

Sri Yanti Nainggolan • 01 November 2021 14:59
Jakarta: Indonesia didapuk menjadi Presidensi Konferensi Tingkat Tinggi Group of Twenty (KTT G20) 2022. Penyerahan jabatan dilakukan dalam penutupan KTT G20 di Roma, Italia, Minggu, 31 Oktober 2021.
 
Ini adalah pertama kalinya Indonesia sebagai ketua forum internasional di bidang ekonomi tersebut. Presiden Joko Widodo secara langsung mengundang para pemimpin dunia untuk melanjutkan diskusi pada KTT G20 di Indonesia yang rencananya akan digelar di Bali pada 30-31 Oktober 2022.
 
Baca: 3 Upaya Pencapaian SDGs yang Diusulkan Jokowi dalam KTT G20

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami akan menjamu Yang Mulia dan Bapak, Ibu, di ruang terbuka, di hamparan pantai Bali yang indah, yang menginspirasi gagasan-gagasan inovatif untuk produktivitas G-20 ke depan. Sampai bertemu di Indonesia. Terima kasih," kata Presiden Jokowi dikutip dari keterangan Biro Pers Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin, 1 November 2021.

Tentang G20

Dilansir dari situs resmi, G20 adalah forum internasional yang menyatukan ekonomi utama dunia. Anggotanya menyumbang lebih dari 80 persen dari pendapatan domestik bruto (PDB) dunia, 75 persen dari perdagangan global, dan 60 persen dari populasi planet ini.
 
Pertemuan ini berlangsung tiap tahun sejak 1999. Mulai 2008, acara tahunan ini dihadiri oleh masing-masing Kepala Negara dan Pemerintahan.
 
Presiden Joko Widodo bersama dengan PM Italia Mario Draghi di KTT G20./AFP
Presiden Joko Widodo bersama dengan PM Italia Mario Draghi di KTT G20./AFP
 
Pertemuan tingkat menteri, pertemuan Sherpa (bertugas melakukan negosiasi dan membangun konsensus di antara para Pemimpin), kelompok kerja,  dan acara khusus diselenggarakan sepanjang tahun sebagai agenda rutin G20. 

Partisipan G20

Anggota G20 adalah Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Cina, Prancis, Jerman, Jepang, India, Indonesia, Italia, Meksiko, Rusia, Afrika Selatan, Arab Saudi, Korea Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. Spanyol juga diundang sebagai tamu tetap.
 
Setiap tahun, Presidensi mengundang negara-negara tamu yang mengambil bagian penuh dalam kegiatan G20. Beberapa organisasi internasional dan regional juga berpartisipasi untuk memberikan representasi yang lebih luas pada G20. 
 

Sistem kerja G20

G20 tidak memiliki sekretariat permanen. Agenda dan kegiatannya ditetapkan oleh Presidensi bergilir, bekerja sama dengan anggota.
 
Terdapat Negara Troike, yakni tiga negara bekerja untuk memastikan kesinambungan G20. Mereka adalah negara yang menjadi Presidensi serta negara yang sebelumnya dan selanjutnya memegang jabatan tersebut. 
 
Baca: Presidensi G20 Diyakini Efektif Selesaikan Permasalahan Global
 
Negara-negara Troika saat ini adalah Arab Saudi (2020), Italia (2021), dan Indonesia (2022). 

Jalur Keuangan G20

Dalam proses G20, tempat  forum 'Jalur Keuangan' yang diwakili para Menteri Keuangan dan Ekonomi, Gubernur Bank Sentral, Wakil Menteri dan Sherpa (perunding) yang ditunjuk oleh kementerian ekonomi masing-masing.
 
Jalur Keuangan terutama berfokus pada masalah ekonomi, keuangan, moneter dan pajak. Hasil dari proses ini mengalir ke 'Komunike' yang lebih luas, yang nantinya diadopsi oleh Kepala Negara dan Pemerintah G20 pada akhir KTT.
 
(SYN)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif