PM Kanada Justin Trudeau. Foto: AFP
PM Kanada Justin Trudeau. Foto: AFP

PM Kanada Sakit Hati dengan Penemuan Makam 751 Warga Pribumi

Internasional penemuan jenazah kanada Justin Trudeau
Fajar Nugraha • 25 Juni 2021 11:58
Ottawa: Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan rasa sakit dan kesedihan yang dirasakan masyarakat adat setelah laporan awal dari 751 kuburan tak bertanda yang ditemukan di dekat bekas sekolah perumahan di Saskatchewan. Menurutnya ini adalah 'tanggung jawab Kanada untuk ditanggung'.
 
"Saya menyadari temuan ini hanya memperdalam rasa sakit yang sudah dirasakan oleh keluarga, penyintas, dan semua masyarakat adat. Mereka menegaskan kembali kebenaran yang telah lama mereka ketahui," kata Trudeau dalam sebuah pernyataan media, seperti dikutip CBC, Jumat 25 Juni 2021.
 
"Kepedihan dan trauma yang Anda rasakan adalah tanggung jawab Kanada untuk ditanggung, dan pemerintah akan terus memberikan dana dan sumber daya kepada masyarakat adat di seluruh negeri yang mereka butuhkan untuk mengungkap kesalahan yang mengerikan ini,” ungkapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Meskipun kami tidak dapat mengembalikan mereka yang telah menjadi korban, kami akan mengatakan kebenaran tentang ketidakadilan in. Kami akan selamanya menghormati kenangan mereka,” jelas Trudeau.
 
The Cowessess First Nation hari ini mengumumkan penemuan awal dari 751 kuburan tak bertanda di sebuah pemakaman dekat bekas Sekolah Perumahan Indian Marieval.
 
"Ini bukan kuburan massal. Ini kuburan tak bertanda," kata Kepala Cowessess, Cadmus Delorme dalam konferensi pers virtual pagi ini.
 
Delorme mengatakan mungkin ada penanda kuburan pada satu titik. Dia mengatakan gereja Katolik Roma, yang mengelola pemakaman mungkin telah menghilangkan penanda di beberapa titik di tahun 1960-an.
 
Dia mengatakan, tidak segera jelas apakah semua kuburan tanpa tanda itu milik anak-anak. "Tradisi lisan di Cowesses First Nation mengatakan bahwa anak-anak dan orang dewasa dimakamkan di sana," kata Delorme.
 
Trudeau mengatakan Kamis malam bahwa dia berbicara di telepon dengan Delorme dan Perry Bellegarde, kepala nasional Assembly of First Nations tentang kuburan tak bertanda.
 
"Kami berkomitmen untuk bekerja sama dalam kemitraan sejati untuk memperbaiki kesalahan bersejarah ini dan memajukan rekonsiliasi dengan cara yang konkret, bermakna, dan langgeng," tulis Trudeau di Twitter.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif