Anak-anak di Gaza, Palestina kehilangan sekolah mereka karena serangan Israel. (Foto: Maan).
Anak-anak di Gaza, Palestina kehilangan sekolah mereka karena serangan Israel. (Foto: Maan).

13 Sekolah Gaza Rusak Parah Akibat Serangan lsrael

Internasional palestina israel
Fajar Nugraha • 07 Mei 2019 17:14
Gaza: Ekskalasi kekerasan yang terjadi di Jalur Gaza akhir pekan lalu menyisakah kepedihan bagi para siswa Palestina. Banyak dari mereka saat ini tidak bisa lagi sekolah.
 
Sebanyak 13 sekolah Palestina di Jalur Gaza yang dikepung rusak parah dalam eskalasi Israel. Serangan itu sendiri merenggut nyawa 27 warga Palestina dan melukai setidaknya 154 lainnya.
 
Baca juga: Palestina Minta DK PBB Bahas Agresi Israel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Jendela dan pintu 13 sekolah rusak, serta tembok-temboknya retak,” pernyataan Kementerian Pendidikan Palestina di Gaza, seperti dikutip Maan, Selasa, 7 Mei 2019.
 
“Pecahan peluru kendali Israel dan puing-puing bangunan yang ditargetkan langsung mengenai ruang kelas,” imbuh pernyataan itu.
 
Atas serangan ini, pihak kementerian mengecam keras terkait serangan yang dilakukan Israel di Gaza. Mereka melihat serangan itu merusak infrastruktur dasar di semua bidang, dan menekankan bahwa ini adalah pelanggaran terhadap hukum dan konvensi internasional.
 
Kementerian menyerukan masyarakat internasional untuk menghentikan praktik-praktik Israel dan meminta pertanggungjawaban Israel atas pelanggarannya.
 
Gaza tenang
 
Gencatan senjata akhirnya disepakati untuk mengakhiri gelombang kekerasan mematikan di Jalur Gaza dan Israel. Kini situasi di sekitar wilayah perbatasan itu tampak tenang.
 
Baca juga: Perbatasan Gaza-Israel Tenang Ketika Gencatan Senjata.
 
Israel tidak mengakui kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok di Gaza. Tetapi para pejabat di pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berbicara tentang kembalinya ketenangan di wilayah perbatasan.
 
Salah satu pejabat Israel menyatakan bahwa musuh bebuyutan Israel yakni Iran dituduhnya sebagai pemodal utama gerakan berada di belakang eskalasi Gaza.
 
Militer Israel mengatakan bahwa lebih dari 600 roket dan proyektil lainnya - lebih dari 150 di antaranya dicegat - telah ditembakkan di kota dan desa di wilayah Israel selatan sejak Jumat. Dikatakan pihaknya menembak atau melakukan serangan udara di sekitar 320 lokasi militan.
 
Kekerasan mereda sebelum Subuh, setelah para pejabat Palestina mengatakan Mesir, Qatar dan PBB telah menjadi penengah gencatan senjata, dan ketika warga Gaza bersiap untuk memulai bulan suci Ramadan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif