Presiden Venezuela Nicolas Maduro tengah digoyang kekuasaannya oleh oposisi. (Foto: AFP).
Presiden Venezuela Nicolas Maduro tengah digoyang kekuasaannya oleh oposisi. (Foto: AFP).

‘Pria Bersenjata’ akan Menentukan Arah di Venezuela

Internasional konflik venezuela venezuela
Fajar Nugraha • 25 Januari 2019 16:56
Caracas: Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss membahas mengenai kondisi yang terjadi di Venezuela.
 
Baca juga: Rusia, Turki, dan Tiongkok Dukung Maduro.
 
Negara di wilayah Amerika Selatan itu tengah diwarnai krisis politik yang bergerak dengan cepat. Juan Guaido yang merupakan tokoh oposisi diakui oleh Amerika Serikat (AS) sebagai penguasa sah dari Venezuela. Pengakuan ini memicu respons keras dari Presiden Nicolas Maduro.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Maduro bahkan memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat pada Rabu 23 Januari. Saat ini diplomat AS yang berada di Venezuela diberi waktu keluar selama 72 jam. Presiden berusia 56 tahun itu membantah klaim kursi presiden dari Guaido.
 
“Tidak ada keraguan bahwa mereka yang memegang senjata akan menentukan apa yang terjadi selama beberapa hari ke depan di Venezuela. Mereka akan membentuk politik di Venezuela,” ujar seorang mantan menteri Venezuela, Moises Naim yang kini menjadi anggota Carnegie Endowment for International Peace, di WEF, Kamis, 24 Januari 2019.
 
Naim menggambarkan Venezeula sebagai negara yang terkriminalisasi. “Sebagai sebuah negara, Venezuela dipenuhi dengan geng kriminal lokal dan transnasional bahkan lebih berbahaya dibandingkan militer,” ucap Naim, seperti dikutip AFP, Jumat, 25 Januari 2019.
 
Kondisi berbeda
 
Dekralasi Guaido sebagai presiden sementara Venezuela membuat negara itu masuk ke dalam wilayah yang tidak jelas. Kemungkinan besar oposisi saat ini menjalankan pemerintahan yang diakui oleh beberapa negara, tetapi tidak menguasai fungsi negara.
 
Apa yang akan terjadi di Venezuela sepertinya akan tergantung pada tindakan militer. Untuk saat ini petinggi militer Venezuela masih mendukung pemerintahan Maduro.
 
Baca juga: Oposisi Pertimbangkan Amnesti Jika Maduro Serahkan Kekuasaan.
 
Guaido yang mendorong dilakukan pemilu yang bebas dan adil secepatnya, meminta militer untuk tidak mematuhi pemerintah. Pengamat politik melihat ada kemungkinan tekanan dari dunia internasional bisa mendorong perwira rendahan di dalam bisa melawan Maduro.
 
“Satu bulan lalu, mungkin saya bisa katakan hal ini tidak mungkin terjadi. Tetapi sepertinya sekarang berbeda,” tutur peneliti dari La Mejor Venezuela Foro, Gabriele Saade.
 
Menurut Saade, harga untuk mendukung pemerintahan Maduro saat ini makin terus berisiko.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif