Foto udara memperlihatkan markas Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon. (AFP)
Foto udara memperlihatkan markas Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon. (AFP)

Pentagon Rilis Laporan UFO, Sebagian Besar Kasus Belum Terungkap

Internasional Amerika Serikat Luar Angkasa Pentagon
Willy Haryono • 26 Juni 2021 11:25
Washington: Kementerian Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon telah merilis laporan seputar penampakan objek terbang tak dikenal (UFO) pada Jumat, 25 Juni. Dari total 144 kasus dalam laporan tersebut, hanya ada satu yang berhasil diungkap, sementara sisanya masih misterius.
 
Laporan Pentagon tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa objek-objek terbang yang terpantau sejak 2004 itu berasal dari luar angkasa.
 
Kongres AS telah meminta Pentagon untuk merilis laporan tersebut usai militer AS mencatat sejumlah peristiwa udara yang tak dapat dijelaskan dalam beberapa tahun terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agustus tahun lalu, Pentagon membentuk Gugus Tugas Fenomena Udara Tak Teridentifikasi untuk menyusun laporan yang nantinya diberikan kepada Kongres AS.
 
Misi utama gugus tugas tersebut adalah "mendeteksi, menganalisis, dan mendokumentasikan" peristiwa-peristiwa seputar UFO. Gugus tugas juga ditugaskan untuk "mendapatkan wawasan" mengenai "asal-usul atau sumber" kemunculan UFO.
 
Dilansir dari laman BBC pada Sabtu, 26 Juni 2021, Pentagon menyebut bahwa sebagian besar dari 144 kasus "fenomena udara tak teridentifikasi (UAP)" telah tercatat dalam dua tahun terakhir.
 
"Sebanyak 143 kasus tidak dapat dijelaskan secara spesifik karena kurangnya data dalam sistem kami," ujar laporan Pentagon tersebut.
 
Pentagon tidak mengesampingkan apapun terkait UAP ini, mengenai apakah berasal dari tempat tertentu di Bumi atau luar angkasa. Satu-satunya kasus dengan penjelasan dalam laporan Pentagon adalah peristiwa yang melibatkan suatu objek terbang yang ternyata adalah "sebuah balon besar."
 
Laporan Pentagon juga masih membuka ruang bagi kemungkinan bahwa UFO-UFO tersebut adalah teknologi dari negara lain seperti Tiongkok atau Rusia. Pentagon juga masih membuka kemungkinan mengenai fenomena atmosfer natural, seperti kristal es yang terdeteksi sebagai objek asing dalam sistem radar cuaca.
 
"UAP merupakan isu dalam bidang keselamatan penerbangan, dan mungkin juga dapat menjadi ancaman bagi keamanan nasional AS," tulis laporan Pentagon.
 
 
Halaman Selanjutnya
Saat ini gugus tugas Pentagon…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif