Pelaksana tugas jubir Kemenlu RI, Teuku Faizasyah. (Foto: Medcom.id/ Marcheilla Ariesta).
Pelaksana tugas jubir Kemenlu RI, Teuku Faizasyah. (Foto: Medcom.id/ Marcheilla Ariesta).

Belum Ada Konfirmasi Pelaku Bom Filipina adalah WNI

Internasional indonesia-filipina
Marcheilla Ariesta • 03 Juli 2019 12:51
Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI mengaku belum menerima informasi dari pemerintah Filipina mengenai pelaku dari serangan bom di Jolo pada akhir pekan lalu. Pernyataan disampaikan terkait ucapan Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, yang mencurigai Warga Negara Indonesia (WNI) sebagai salah satu pelaku pengeboman.
 
"Hingga saat ini belum ada informasi resmi dari otoritas Filipina mengenai identitas pelaku bom bunuh diri," kata pelaksana tugas juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah kepada Medcom.id, Rabu, 3 Juli 2019.
 
Baca juga:WNI Diduga Pelaku Bom Pasukan Anti Teror Filipina

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menambahkan bahwa WNI yang diungkapkan Menhan Filipina hanya sebatas dugaan. "Belum terkonfirmasi," imbuhnya.
 
Meski demikian, militer Filipina telah mengidentifikasi salah satu pelaku pengeboman. Dia diidentifikasi sebagai Norman Lasuca, 23, warga Filipina.
 
Baca juga:Satu Pelaku Pengeboman Diidentifikasi Warga Filipina
 
Pelaku dilaporkan adalah anggota grup teror Filipina, Abu Sayyaf, yang telah mendeklarasikan kesetiaan kepada kelompok militan Islamic State (ISIS). "Menurut keluarga, Lasuca meninggalkan keluarganya sekitar lima tahun lalu dan bergabung dengan kelompok Abu Sayyaf yang berada di bawah kendali Komandan Hajan Sawadjaan," ucap Jenderal Militer Filipina, Mayjen Cirilito Sobejana.
 
ISIS mengklaim bertanggungjawab atas pengeboman di Jolo akhir pekan kemarin. Sejumlah wilayah di Filipina Selatan masih dikuasai ISIS dan sejumlah grup terafiliasi lainnya.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif