Mahathir Mohamad mengaku menyesal mundur sebagai Perdana Menteri Malaysia. Foto: AFP
Mahathir Mohamad mengaku menyesal mundur sebagai Perdana Menteri Malaysia. Foto: AFP

Mahathir Minta Maaf Telah Diperdaya Muhyiddin

Internasional anwar ibrahim politik malaysia mahathir mohamad Muhyiddin Yasin
Fajar Nugraha • 02 Maret 2020 18:10
Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad meminta maaf kepada anggota parlemen dari koalisi Pakatan Harapan. Hal ini terkait keputusan Mahathir untuk mundur pada 24 Februari lalu.
 
Baca: Mahathir Merasa Dikhianati, Terutama oleh Muhyiddin.
 
Permintaan maaf Mahathir diutarakan di tengah mantan sekutunya di Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM), Muhyiddin Yassin mempersiapkan pemerintah baru Malaysia. Muhyiddin ditunjuk sebagai Perdana Menteri Malaysia oleh Sultan Abdullah Shah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mundur sebagai PM Malaysia ini diambil oleh Mahathir setelah dia yakin telah kehilangan dukungan mayoritas setelah tindakan bulat PBBM,-yang dipimpin oleh Muhyiddin,- untuk meninggalkan koalisi Pakatan Harapan.
 
"Saya melakukan kesalahan. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri. Saya mengundurkan diri karena kehilangan dukungan (mayoritas anggota parlemen). Jadi, saya harus mengundurkan diri. Saya tidak punya pilihan,” ujar Mahathir, seperti dikutip Malaysia Kini, Senin, 2 Maret 2020.
 
"Saya pikir jika saya mengundurkan diri, itu (masalah perdana menteri baru) akan kembali ke (Yang di-Pertuan Agung),” kata Mahathir.
 
Keterangan Mahathir yang beredar melalui video, juga memperlihatkan Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim, yang dituduh menuntut jabatan perdana menteri. Namun Anwar malah memberikan dukungan kepada Mahathir.

Diperdaya Muhyiddin


Mahathir dalam keterangannya menyebutkan bahwa, dirinya tidak cukup kuat untuk mencegah pembentukan pemerintahan baru. Dirinya mengatakan tertipu untuk mempercayai Muhyiddin.
 
"Tepat setelah memberi tahu saya bahwa dia setia kepada saya, dia mengkhianati saya. Dia tidak menunjukkan kesetiaan kepada saya. Dia menunjukkan kesetiaan kepada dirinya sendiri,” tegas Mahathir.
 
"Dia bersedia bekerja sama, bahkan dengan pencuri, bajingan, pembunuh, dia bersedia bekerja sama. Itulah karakter yang dia miliki," katanya.
 
Baca: Mahathir Pertanyakan Keabsahan PM Baru Malaysia.
 
Mahathir juga meminta maaf karena tidak mengetahui sebelumnya bahwa dia akan dikhianati.
 
"Maaf, dia orang nomor dua saya, saya selalu curiga. Tetapi seseorang tidak selalu bertindak dengan kecurigaan (kecuali) jika Anda memiliki bukti lengkap,” tegas Mahathir.
 
Muhyiddin memimpin sekelompok anggota parlemen Bersatu untuk membentuk koalisi dengan anggota parlemen dari UMNO, PAS, Aliansi Serawak dan beberapa partai kecil. Mahathir sebelumnya tidak akan bekerja sama dengan UMNO, yang menurutnya penuh dengan kasus korupsi.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif