Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: AFP)
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: AFP)

Mahathir Merasa Dikhianati, Terutama oleh Muhyiddin

Internasional politik malaysia mahathir mohamad Muhyiddin Yasin
Willy Haryono • 01 Maret 2020 15:11
Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengaku dikhianati sejumlah tokoh belakangan ini, terutama oleh Muhyiddin Yassin. Sejak namanya ditunjuk oleh Istana Negara Malaysia pada Sabtu kemarin, Muhyiddin telah resmi dilantik sebagai PM baru Malaysia pada hari ini, Minggu 1 Maret 2020.
 
"Saya merasa dikhianati, terutama oleh Muhyiddin. Dia sudah merencanakan ini sejak lama, dan sekarang rencananya itu sukses," ucap Mahathir dalam konferensi pers di Yayasan Al-Bukhary, dilansir dari laman The Star.
 
Saat ditanya apakah Mahathir juga kesal dengan Azmin Ali, ia mengatakan bahwa mantan Wakil Ketua Parti Keadilan Rakyat itu memiliki agendanya tersendiri. "Dia mempunyai agenda, dan memilih bekerja bersama Muhyiddin," sebut Mahathir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengenai langkah berikutnya dari Pakatan Harapan (PH), Mahathir mengatakan koalisinya akan menyerukan sidang paripurna parlemen Malaysia. "Nanti kita akan lihat siapa yang memiliki mayoritas (dukungan anggota parlemen)," tutur Mahathir, yang menambahkan bahwa Pakatan Harapan kini akan menjadi kubu oposisi di pemerintahan Malaysia.
 
Terkait masa depan Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu), Mahathir menyerahkan semuanya kepada internal partai apakah dirinya akan dipecat dari jabatan ketua atau tidak.
 
"Mungkin hal itu akan terjadi, karena suara mayoritas telah menolak saya sebagai ketua (Bersatu)," kata Mahathir. "Mereka bisa secara resmi mengusir (saya)," sambungnya.
 
Ketika ditanya apakah dirinya menyesal telah mengundurkan diri sebagai PM Malaysia, Mahathir mengaku tidak memiliki pilihan lain kala itu. "Saya tidak punya pilihan karena koalisi yang akan dibentuk oleh Bersatu, juga berada di sisi yang sama dengan blok UMNO," ujarnya.
 
Sebelum menjadi Presiden Partai Bersatu, Muhyiddin berasal dari United Malays National Organisation (UMNO). UMNO adalah sebuah partai yang berasal dari koalisi berkuasa sebelumnya di Malaysia, Barisan Nasional.
 
Ia pernah menjadi wakil dari Perdana Menteri Najib Razak, sebelum akhirnya dipecat pada 2015 karena dinilai terlalu kritis terhadap skandal 1Malaysia Development Berhard (1MDB).
 
Usai dipecat, Muhyiddin kemudian bergabung dengan blok oposisi bersama Anwar Ibrahim dan Mahathir Mohamad untuk membentuk koalisi Pakatan Harapan (PH). Pakatan Harapan kemudian berhasil menang dan mendepak Najib dari kekuasaan dalam pemilihan umum 2018.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif