Kaisar Akihito meninggalkan Kashikodokoro di Istana Kekaisaran Jepang usai melakukan awal dari ritual turun takhta pada Selasa 30 April 2019. (Foto: AFP/IMPERIAL HOUSEHOLD AGENCY)
Kaisar Akihito meninggalkan Kashikodokoro di Istana Kekaisaran Jepang usai melakukan awal dari ritual turun takhta pada Selasa 30 April 2019. (Foto: AFP/IMPERIAL HOUSEHOLD AGENCY)

Pengancam Pewaris Takhta Kekaisaran Jepang Ditangkap

Internasional kaisar jepang
Arpan Rahman • 30 April 2019 15:00
Tokyo: Polisi Jepang pada Senin menangkap seorang pria berusia 56 tahun terkait dengan dua bilah pisau yang ditemukan di meja sekolah Pangeran Hisahito, cucu Kaisar Akihito.
 
Baca juga: Dua Pisau Ditemukan di Meja Sekolah Pangeran Jepang.
 
Insiden itu terjadi ketika pihak berwenang meningkatkan keamanan menjelang turun takhta Kaisar Akihito, pada Selasa 30 April hari ini. Akihito yang sudah duduk di takhta selama 30 tahun, merupakan kaisar pertama yang melepaskan takhta keluarga kekaisaran tertua di dunia setelah dua abad.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Putra tertua Akihito, Pangeran Mahkota Naruhito yang berusia 59 tahun, akan naik takhta pada Rabu dalam serangkaian upacara. Hisahito adalah putra dari adik laki-laki Naruhito dan pewaris laki-laki yang memenuhi syarat terakhir.
 
Suksesi Jepang selama berabad-abad akan terpatahkan jika Hisahito tidak memiliki anak laki-laki karena Hukum Rumah Tangga Kekaisaran, yang berlaku sejak 1947, tidak mengizinkan perempuan naik ke Takhta Krisantium.
 
“Tersangka, yang diidentifikasi sebagai Kaoru Hasegawa, ditangkap dengan tuduhan masuk secara ilegal ke sekolah menengah pertama yang mendidik pangeran berusia 12 tahun pada Jumat. Motif perbuatannya belum jelas,” kata stasiun penyiaran publik NHK.
 
NHK melaporkan bahwa petugas kepolisian menanyai dia dan mencurigai dia meletakkan pisau di meja, sementara Nippon Television mengatakan dia mengakui tuduhan itu.
 
Baca juga: Pengamanan Pangeran Hisahito Diperketat Usai Insiden Pisau.
 
Hisahito, yang mulai bersekolah bulan ini, tidak berada di ruang kelas ketika pisau itu diyakini telah ditinggalkan di atas mejanya. Tidak ada laporan tentang cedera atau kerusakan di sekolah, sementara polisi tidak menemukan catatan ancaman terkait dengan kasus ini.
 
"Rekaman kamera keamanan menunjukkan seorang pria dengan helm masuk tanpa izin di halaman sekolah sekitar tengah hari," kata pihak kepolisian, disitir dari laman Telegraph, Senin 29 April 2019.
 
Polisi telah mencari pria paruh baya yang berpakaian sebagai pekerja bangunan. Ancaman terhadap keluarga kekaisaran relatif jarang. Pada 1975, Akihito hampir dihantam bom molotov di Okinawa, medan perang utama Perang Dunia II di mana ada sentimen anti-kaisar yang kuat.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif