Mantan PM Thailand, Thaksin Shinawatra. (Foto: AFP)
Mantan PM Thailand, Thaksin Shinawatra. (Foto: AFP)

Mantan PM Thailand Yakin Pemilu Dicurangi

Internasional politik thailand thailand
Sonya Michaella • 26 Maret 2019 08:19
Hong Kong: Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra menuding pemilu negaranya tahun ini dipenuhi kecurangan. Salah satu kecurangan itu diyakini Thaksin sengaja dirancang mempertahankan kekuasaan petahana, Jenderal Prayuth Chan-o-Cha.
 
Untuk pertama kalinya sejak kudeta 2014, Thailand melaksanakan pemilu pada 24 Maret. Namun, hasil akhir pemilu hingga kini belum diumumkan.
 
Untuk sementara, Partai Palang Pracharat yang mengusung petahana Prayut, unggul 93 persen suara. Partai berkuasa di Negeri Gajah Putih ini pun diperkirakan akan menang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semua warga Thailand dan dunia internasional mengawasi pemilu ini. Mereka tahu bahwa ada penyimpangan. Ini tidak baik untuk Thailand," kata Thaksin, dikutip dari AFP, Selasa 26 Maret 2019.
 
Baca:Yakin Menang, PPRP Akan Bentuk Pemerintahan Baru Thailand
 
Thaksin sempat digulingkan pada 2006. Hingga kini, ia masih menjadi tokoh penting dalam perlawasan menentang pemerintahan junta Thailand. Thaksin saat ini tinggal di Hong Kong.
 
"Pasti ada kecurangan. Sedikit atau banyak, itu pasti. Saya yakin," tegas Thaksin.
 
Selain itu, ia juga menyebutkan daftar laporan surat suara yang diduga kuat telah dicurangi partai pro-militer di provinsi-provinsi besar di Thailand. Thaksin juga mengatakan, ada sejumlah suara yang dinyatakan tidak sah oleh Komisi Pemilihan Umum.
 
"Seharusnya Anda bisa melihat bahwa jumlah surat suara lebih banyak dari jumlah suara pemilih di sebagian provinsi besar," ucap dia lagi.
 
Baca:Partai Pro Militer Unggul Sementara di Pemilu Thailand
 
Partai pro militer unggul sementara dalam pemilihan umum di Thailand. Dengan 93 persen total suara yang sudah dihitung, Partai Phalang Pracharat (PPRP) mencapai angka 7,64 juta.
 
Berada di posisi kedua adalah partai Pheu Thai dengan 7,16 juta suara. Partai tersebut terkait dengan Thaksin, yang loyalisnya telah memenangkan semua pemilu sejak 2001.
 
PPRP memiliki target 126 kursi di majelis rendah untuk mengamankan jabatan PM. Jumlah tersebut diyakini bisa dengan mudah dilampaui.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif