Warga Sydney, Australia, bersiap untuk merayakan pesta kembang api merayakan tahun baru. Foto: AFP
Warga Sydney, Australia, bersiap untuk merayakan pesta kembang api merayakan tahun baru. Foto: AFP

2022 di Balik Awan Covid-19, Pesta Tahun Baru Tetap Berdering

Medcom • 31 Desember 2021 20:07

 
Dari Seoul hingga San Francisco, perayaan Malam Tahun Baru disebut kembali dibatalkan atau dibatasi.
 
Di Rio, perayaan yang biasanya mendatangkan tiga juta orang ke Pantai Copacabana akan tetap berlangsung.

Seperti di Times Square di New York, acara resmi di kota Brasil akan dikurangi. Namun, kerumunan orang yang bersuka ria masih diharapkan.
 
“Orang-orang hanya memiliki satu keinginan, untuk meninggalkan rumah mereka, untuk merayakan kehidupan setelah pandemi yang memaksa semua orang untuk mengunci diri,” kata pelayan pantai Copacabana yang berusia 45 tahun, Francisco Rodrigue.
 
Beberapa orang Brasil lebih berhati-hati, setelah salah satu wabah paling mematikan di dunia yang menewaskan 618 ribu orang.
 
“Akan ada banyak orang di Copacabana,” ujar pengacara berusia 27 tahun, Roberta Assis.
 
“Itu tidak bisa dihindari,” tambahnya.
 
Assis mengatakan, ia berencana untuk pergi ke rumah seorang teman dengan kelompok kecil. Ia menambahkan: “Ini bukan saatnya untuk kerumunan besar”.
 
Kota terbesar di Australia, Sydney juga telah memutuskan untuk terus maju dengan pertunjukan kembang api yang akan menerangi pelabuhan ikonik kota tersebut.
 
Tidak seperti acara bebas penonton tahun lalu, puluhan ribu orang yang bersuka ria diperkirakan akan memadati tepi pantai.
 
Read All




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan