Badut yang berkeliaran di sekolah Singapura ternyata untuk keperluan promosi. Foto: Mothership.sg
Badut yang berkeliaran di sekolah Singapura ternyata untuk keperluan promosi. Foto: Mothership.sg

Bikin Heboh, Badut Berkeliaran di Sekolah Singapura Ternyata untuk Promosi

Internasional Sekolah Singapura Badut di sekolah
Fajar Nugraha • 20 September 2021 19:04
Singapura: Badut yang berkeliaran di sekolah di Singapura dan menakuti anak-anak membuat kehebohan. Namun belakangan diketahui, keberadaan badut itu ternyata untuk kepentingan promosi.
 
Perusahaan di balik kampanye pemasaran yang membuat orang berdandan seperti badut dan berkeliaran di luar sekolah dasar telah meminta maaf atas kepanikan yang ditimbulkan.
 
Baca: Badut Berkeliaran Menakuti Siswa Sekolah di Singapura.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu karakter tersebut terlihat di luar Sekolah Tao Nan di Marine Parade. Keberadaan badut itu mendorong kepala sekolah dasar untuk mengirimkan peringatan kepada orang tua untuk menasihati anak-anak mereka agar tidak mengikuti badut.
 
Kelvin Tan, Direktur Speech Academy Asia mengatakan kepada The Straits Times bahwa tim pemasarannya telah dikirim ke daerah-daerah di timur dan barat Singapura selama dua minggu terakhir untuk mempromosikan kursus sekolah.
 
Perusahaannya itu dikenal sebagai penyedia pendidikan swasta yang membimbing siswa dalam keterampilan berbicara di depan umum.
 
Meminta maaf atas keributan yang disebabkan, Tan mengatakan, tim pemasaran tidak mengira reaksi setelah badut berkeliaran di luar sekolah dasar sebagai bagian dari kampanye untuk mendorong orang tua untuk mendaftarkan anak-anak mereka untuk kelas pidato.
 
"Tidak ada niat jahat di balik kostum dan kami dengan tulus meminta maaf untuk itu. Kami tidak akan melakukannya lagi,” sebut Kevin Tan, seperti dikutip The Straits Times, Senin 20 September 2021.
 
Dia membantah saran bahwa badut telah membujuk murid untuk mengikuti mereka. “Karyawan kami tidak akan seenaknya mengatakan hal seperti itu,” tambahnya.
 
Aksi pemasaran menyebabkan Ketua Parlemen Tan Chuan-Jin memposting foto salah satu individu, yang berpakaian seperti badut dan terlihat di Bedok Selatan, di halaman Facebook-nya pada Senin (20 September).
 
Tan Chuan-Jin, yang merupakan anggota parlemen mewakili Marine Parade GRC, mengatakan: "Siapa pun yang melakukan apa yang saya anggap omong kosong viral marketing, hentikan!"
 
“Saya percaya polisi sedang menyelidiki ini. Itu tidak lucu dan sangat berbahaya,” tegas Tan Chua-Jin.
 
Halaman Selanjutnya
Menteri Tenaga Kerja Tan See…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif