Politikus senior Amerika Serikat (AS) Bernie Sanders. (Foto: AFP).
Politikus senior Amerika Serikat (AS) Bernie Sanders. (Foto: AFP).

Politikus Senior Tolak Keterlibatan AS di Venezuela

Internasional konflik venezuela venezuela
Fajar Nugraha • 25 Januari 2019 18:12
Washington: Tindakan Amerika Serikat (AS) yang mengakui oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela mendapatkan kecaman dari dalam negeri. Senator Bernie Sanders menilai AS harus menghindari keterlibatan di Venezuela.
 
Baca juga: Rusia, Turki, dan Tiongkok Dukung Maduro.
 
“Pemerintah AS harus menghindari keterlibatan dalam upaya untuk melakukan kudeta atau mendukung perubahan rezim di Venezuela,” kata Senator Bernie Sanders dalam keterangannya, seperti dikutip Sputnik, Jumat, 25 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Amerika Serikat harus mendukung supremasi hukum, pemilihan umum yang adil dan penentuan nasib sendiri untuk rakyat Venezuela," ucap Sanders.
 
"Namun, kita harus mempelajari pelajaran dari masa lalu dan tidak berada dalam bisnis perubahan rezim atau mendukung kudeta - seperti yang kita hadapi di Chile, Guatemala, Brasil dan Republik Dominika. Amerika Serikat memiliki sejarah panjang intervensi yang tidak tepat di negara-negara Amerika Latin, kita tidak harus lalui jalan itu lagi,” tegasnya.
 
Baca juga: Oposisi Pertimbangkan Amnesti Jika Maduro Serahkan Kekuasaan.
 
Usai mengakui ketua Majelis Nasional Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela, Pemerintah AS mendesak Nicolas Maduro untuk mundur. Maduro secara resmi memutuskan hubungan dengan Amerika Serikat dan memberi waktu 72 jam bagi personel diplomatik AS untuk meninggalkan Venezuela.
 
Sebelumnya pada Kamis, Observatorium Venezuela untuk Konflik Sosial mengatakan bahwa jumlah korban tewas dalam protes kekerasan di negara itu dalam beberapa hari terakhir telah meningkat menjadi 26.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi