Kematian Jamal Khashoggi

Editor Khashoggi Sebut Trump Ubah AS Jadi Pelayan Saudi

Fajar Nugraha 21 November 2018 09:58 WIB
Jamal Khashoggi
Editor Khashoggi Sebut Trump Ubah AS Jadi Pelayan Saudi
Editor Jamal Khashoggi, Karen Attiah (tengah) kecam komentar Donald Trump. (Foto: AFP).
Washington: Karen Attiah yang selama ini menjadi editor dari tulisan jurnalis Jamal Khashoggi di The Washington Post, mengecam komentar Presiden Amerika Serikat (AS) yang membela Arab Saudi dalam kasus pembunuhan Khashoggi.

Sebelumnya Dinas Intelijen AS, CIA, menyimpulkan bahwa Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman memerintahkan pembunuhan itu. Sebuah tuduhan yang dibantah keras oleh pihak Arab Saudi. Namun pembelaan Trump dan penegasan bahwa AS akan tetap bekerja sama dengan Arab Saudi menimbulkan kontroversi.

Baca juga: Trump: Pangeran Mohammed Mungkin Tahu Soal Khashoggi.


“Saya terkejut dan muak. Kita semua berhak mendapat lebih baik dan Jamal juga. Saya melihat pernyataan mengenai hubungan AS-Arab Saudi sebagai sebuah hubungan khusus, sangat spesial hingga harus mengorbankan nyawa manusia untuk menyelematkannya,” ujar Attiah kepada MSNBC pada Selasa 20 November waktu AS, yang dikutip Mediaite, Rabu, 21 November 2018.

“Tidak disebutkan sama sekali menekan Arab Saudi mengubah cara pandangnya. Ini membuat Amerika Serikat atau Trump membuat kita seperti pelayan dari rezim (Kerajaan Arab Saudi) yang membantai jurnalis Washington Post,” imbuh Attiah.

“Ini membuat semua seluruh jurnalis, pengkritik Arab Saudi atau siapapun yang berani beropini melawan pemerintahan otoriter di seluruh dunia, menempuh banyak bahaya. Apa yang terjadi telah membuat sosok seperti Mohammed bin Salman diberi lampu hijau untuk menghilangkan atau membungkam siapa pun yang mereka inginkan, dimana pun atau alasan apapun,” tegasnya.

Sementara dalam kolom yang dipublikasikan pada Selasa sore di The Washington Post waktu setempat, Attiah menilai sikap Trump telah menodai citra dirinya sendiri sebagai Presiden AS tetapi juga Amerika selamanya.

Attiah melihat bahwa Pemerintah Arab Saudi sudah mempermalukan dirinya sendiri, membuktikan dunia bahwa mereka akan bersembunyi di balik kebohongan daripada memperbaiki kesalahan dan memilih jalur yang lebih toleran serta damai.

Baca juga: Soal Khashoggi, Trump Tetap Dukung Arab Saudi.

Bahasa yang digunakan untuk membela Arab Saudi pun tidak luput dari kecaman Attiah. “Menggambarkan Khashoggi sebagai musuh Arab Saudi, telah memberikan lampu hijau kepada Mohammed bin Salman melanjutkan eksploitasi ceroboh di Arab Saudi dan wilayah Arab, mungkin untuk 40 hingga 50 tahun ke depan,” tulis Attiah dalam kolomnya.

Lebih lanjut Attiah menambahkan bahwa Trump melakukan sebagai mungkin untuk membantu Arab Saudi lolos dari pembunuhan warga AS dan salah satu penulis dunia Arab yang dihormati. Dia memperingatkan langkah yang diambil Trump telah menghancurkan kredibilitas moral AS atas perlindungan HAM dan kebebasan berekspresi.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id