Berdasarkan unggahan yang beredar di media sosial Threads dan X, antrean tampak mengular di bawah terik matahari Jakarta. Penggemar lokal maupun internasional dari sejumlah negara di Asia dan Australia terlihat berbondong-bondong memburu merchandise resmi Ye.
Produk yang menjadi incaran di antaranya kaus lengan pendek (short sleeve) dan lengan panjang (long sleeve) edisi khusus Jakarta. Kedua produk tersebut memiliki desain punggung bertuliskan “YE LIVE AT GBK STADIUM 24.10.2026” sebagai penanda konser Ye di Indonesia.
Harga Merchandise Resmi Ye Mulai Rp800 Ribu
Promotor konser, Raw Vision Collective, membuka penjualan official merchandise dalam dua tahap. Penjualan tahap pertama berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026, mulai pukul 12.00 hingga 20.00 WIB.
Sementara itu, penjualan tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada hari konser, Sabtu, 24 Oktober 2026, mulai pukul 12.00 WIB hingga konser selesai.
Untuk harganya, kaus lengan pendek dibanderol Rp800 ribu per buah. Adapun kaus lengan panjang dijual dengan harga Rp1 juta. Kedua model tersebut tersedia dalam pilihan warna hitam dan putih.
Konser Ye Live in Jakarta sendiri akan digelar di SUGBK pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Pertunjukan ini menjadi satu-satunya penampilan resmi Ye di kawasan Asia Tenggara dan Oseania dalam rangkaian konser tahun ini.
20.500 Penonton Internasional Bakal Hadiri Konser Ye
Besarnya antusiasme terhadap konser Ye juga terlihat dari jumlah pembeli tiket yang berasal dari luar Indonesia. Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengungkapkan bahwa sebanyak 20.500 penonton internasional telah membeli tiket konser tersebut.
Informasi itu disampaikan Karen dalam sesi jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026.
“Dengan bangga kami sampaikan bahwa sampai saat ini ada 20.500 teman-teman dari luar negeri yang sudah membeli tiket,” ungkap Karen.
Ia menilai jumlah tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi penyelenggaraan konser di Indonesia. Karen juga mengungkapkan rasa bangga karena Jakarta menjadi tujuan bagi puluhan ribu penggemar dari berbagai negara untuk menyaksikan penampilan Ye secara langsung.
“Dan menurut saya, ini pertama kalinya dalam sejarah Indonesia ada pertunjukan tunggal dengan jumlah penonton internasional sebanyak ini. Jadi, kami merasa sangat terhormat dan bersyukur bisa menjadi tuan rumah bagi teman-teman dari luar negeri yang datang ke Jakarta,” tuturnya.
Karen menyebut Australia menjadi negara dengan jumlah pembeli tiket terbanyak dari luar Indonesia. Malaysia dan Singapura menyusul dengan jumlah pembeli yang disebutnya terus bersaing.
“Negara dengan jumlah pembeli tiket terbanyak di luar Indonesia adalah Australia. Jadi, Australia berada di posisi pertama. Sementara itu, posisi kedua dan ketiga benar-benar terus bersaing setiap menit dan setiap beberapa jam, antara Malaysia dan Singapura,” tutupnya.