Queens of The Stone Age (Foto: Andreas Neumann)
Queens of The Stone Age (Foto: Andreas Neumann)

Queens of the Stone Age Rilis "Easy Street" dan Siapkan Tur Asia, Ada Indonesia?

Agustinus Shindu Alpito • 26 Agustus 2026 18:17
Ringkasnya gini..
  • Queens of the Stone Age merilis “Easy Street”, single baru pertama mereka sejak album In Times New Roman yang dirilis pada 2023.
  • “Easy Street” menampilkan sisi Queens of the Stone Age yang lebih tenang dengan gitar akustik, synthesizer, serta vokal Nikki Lane.
  • Queens of the Stone Age kembali dengan “Easy Street” sebelum melanjutkan rangkaian tur Eropa, Amerika Utara, Jepang, dan Singapura.
Jakarta: Queens of the Stone Age kembali dengan single terbaru, "Easy Street", melalui Matador Records. Lagu ini menjadi rilisan baru pertama mereka sejak album In Times New Roman yang dirilis pada 2023.
 
"Easy Street" sebenarnya sudah diperkenalkan kepada penggemar ketika Queens of the Stone Age membawakannya secara langsung dalam tur Catacombs tahun lalu. Setelah cukup lama dinantikan, lagu tersebut kini resmi dirilis dalam format rekaman.
 
Secara musikal, "Easy Street" memperlihatkan sisi Queens of the Stone Age yang lebih tenang sekaligus menyimpan karakter mentah. Gitar akustik, synthesizer bernuansa psikedelik, dan ritme yang mengalir natural berpadu dalam aransemen yang terdengar sederhana, tetapi tetap menyisakan ketidaksempurnaan yang menjadi bagian dari daya tarik lagu.

Di balik suasana tersebut, Josh Homme dan kawan-kawan tetap menyelipkan humor yang tajam. Lagu ini turut menampilkan penyanyi Nikki Lane, yang menghadirkan warna vokal kasar sekaligus hangat. Karakternya mengingatkan pada gaya bernyanyi Wanda Jackson dan memberikan kontras dengan vokal Homme yang terdengar lebih halus.
 
"Easy Street" juga dilengkapi video musik yang disutradarai Tony Wolski dan Christopher Gruse berdasarkan cerita serta konsep yang dibuat Homme.
 
Video tersebut menampilkan Homme dalam kondisi babak belur ketika berusaha melarikan diri dari sekelompok pengejar dengan karakter yang tidak biasa. Para personel Queens of the Stone Age turut muncul sebagai sejumlah karakter eksentrik, mulai dari seorang Juggalo, Santa Claus pusat perbelanjaan, penggemar pakaian kulit, hingga koboi bergaya mewah yang menuntun seekor kuda kecil.
 
Cerita kemudian berkembang menuju kejutan yang tidak terduga dan memberikan penghormatan kepada kelompok "outsider", yakni mereka yang kerap dipandang sebelah mata oleh lingkungan sekitarnya.
 
"Easy Street" diproduseri Josh Homme bersama Michael Shuman dan kini telah tersedia melalui Matador Records.
 

Queens of the Stone Age Siapkan Tur Panjang

Setelah merilis single baru tersebut, Queens of the Stone Age masih menjalani rangkaian tur yang cukup padat. Mereka dijadwalkan tampil bersama System of a Down di Eropa dan Inggris sebelum melanjutkan perjalanan ke Amerika Utara untuk rangkaian konser stadion bersama Foo Fighters.
 
Band tersebut juga telah mengumumkan kembalinya mereka ke Islandia untuk pertama kalinya sejak 2005. Queens of the Stone Age akan menjadi penampil utama di Laugardalshöll, Reykjavík, pada 24 Oktober 2026.
 
Untuk kawasan Asia, Queens of the Stone Age juga dijadwalkan tampil di Jepang dan Singapura. Di Singapura, mereka akan menggelar konser di The Star Theatre pada 2 Desember 2026.
 
Dengan "Easy Street", Queens of the Stone Age tidak hanya kembali menghadirkan materi baru setelah tiga tahun, tetapi juga memperlihatkan sisi lain dari musikalitas mereka melalui lagu yang lebih organik, eksperimental, dan tetap sarat karakter khas band tersebut.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA