Baskara Putra, Vokalis band .Feast dan Hindia (Foto: Medcom/Basuki)
Baskara Putra, Vokalis band .Feast dan Hindia (Foto: Medcom/Basuki)

Baskara Putra Dirawat di RS usai Kelelahan Ekstrem, Sempat Muntah dan Pingsan di Pesawat

Basuki Rachmat • 18 Mei 2026 14:09
Ringkasnya gini..
  • Hindia alias Baskara Putra pulih usai dirawat akibat vertigo dan kelelahan ekstrem hingga sempat pingsan di pesawat.
  • Baskara Putra ungkap kronologi tumbang karena vertigo parah saat menuju Samarinda, kini fokus bed rest di rumah.
  • Hindia batal tampil di Musikkita Fest usai alami vertigo akut dan muntah berkali-kali hingga harus dirawat di RS.
Jakarta: Vokalis grup musik alternative rock .Feast, Baskara Putra atau dikenal juga lewat proyek moniker pop solo-nya sebagai Hindia, akhirnya membagikan kondisi kesehatan terkininya.
 
Sebelumnya, Baskara dikabarkan sempat tumbang akibat kelelahan ekstrem hingga terpaksa membatalkan penampilannya di festival Musikkita Fest Vol. 01, Samarinda, pada Jumat, 15 Mei 2026 lalu.
 
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @wordfangs pada Minggu, 17 Mei 2026, Baskara mengabarkan bahwa dirinya kini sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit dan sedang fokus menjalani masa pemulihan.

“Saat ini saya sudah pulang dari rumah sakit dan menjalankan bed rest di rumah,” tulis Baskara di Instagram.
 
​Menariknya, dalam unggahan yang memperlihatkan potret dirinya tengah terbaring di ranjang rumah sakit, Baskara mengaku banyak menerima sorotan dan pesan hangat dari penggemar dan warganet. 
 
Uniknya, alih-alih memberikan ucapan kesembuhan biasa, mereka justru kompak menasihati sang musisi dengan mengutip lirik lagu milik Hindia sendiri yang berjudul "Berdansalah, Karir Ini Tak Ada Artinya".
 
“Terakhir, saya banyak sekali membaca komentar di internet untuk beristirahat, mengutip lirik tulisan saya sendiri. ‘Istirahat, Bas. Karier ini tak ada artinya,’” tulis Baskara.
 
Merespons perhatian tersebut, pelantun hits "Evaluasi" ini memberikan jawaban yang menyentuh. Bagi Baskara, meski karier bisa dikesampingkan, keberadaan para pendengar setianya memiliki arti yang sangat besar.
 
“Tentu, saya tahu. Tapi kalian para pendengar artinya besar sekali bagi saya. Sampai bertemu di kesempatan yang lebih baik,” lanjutnya.
 
Lebih lanjut, Baskara membeberkan kronologi ambruk fisiknya yang terjadi secara mendadak saat hendak bertolak menuju tempat manggung. Badai kesehatan tersebut mulai menyerang ketika ia memulai perjalanan menuju bandara di Makassar untuk menuju Balikpapan.
 
​Baskara menjelaskan bahwa penyakit vertigonya kambuh dalam skala yang jauh lebih parah dari biasanya. Kondisinya bahkan sangat lemah hingga harus dibantu menggunakan fasilitas buggy dan mobil khusus untuk bisa masuk ke dalam kabin pesawat.
 
“Kesehatan saya menurun drastis setelah mulai perjalanan menuju airport Makassar. Vertigo saya kambuh jauh lebih parah dan berkali-kali, masuk pesawat harus dibantu buggy dan mobil khusus, serta sudah muntah beberapa kali,” cerita Baskara. 
 
“Setelah takeoff ke Balikpapan pun saya muntah beberapa kali di pesawat hingga akhirnya pass out (pingsan) tidak hanya sekali, mungkin karena sudah sangat kekurangan cairan tubuh,” lanjutnya. 
 
Setibanya di Jakarta, manajemen Sun Eater langsung melarikan Baskara ke rumah sakit untuk menjalani rawat inap serta serangkaian pemeriksaan medis menyeluruh, sebuah prosedur mendalam yang diakui oleh Baskara baru pertama kali ia lakukan seumur hidup.
 
Pada pemeriksaan awal, tim dokter sempat mendeteksi adanya pergerakan bola matayang tidak normal, yang diduga menjadi pemicu atau efek samping dari serangan vertigo parahnya. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan darah lengkap dan pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI), Baskara bisa bernapas lega.
 
“Pemeriksaan langsung malam itu menunjukkan ada pergerakan bola mata saya yang tidak normal, kemungkinan besar menjadi sebab utama vertigo, atau sebaliknya (efek dari vertigo). Namun setelah malam itu cek darah dan MRI, besok paginya (16/5) sekitar pukul 10.00 WIB puji Tuhan dikabarkan bahwa semua hasilnya baik. Kemungkinan besar karena kelelahan ekstrem,” tutup Baskara Putra.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA