Beberapa nama besar seperti Hozier, Macklemore, Dua Lipa, hingga The Weeknd bahkan menjadikan isu Palestina sebagai bagian dari sikap publik mereka. Ada yang mengubah lirik lagu saat konser, merilis merchandise bertema solidaritas, sampai menyumbangkan jutaan dolar untuk bantuan kemanusiaan.
Deretan Musisi Internasional yang Pro Palestina
1. Hozier
Musisi asal Irlandia ini selalu konsisten menunjukkan solidaritas terhadap Palestina, terutama selama rangkaian tur pada tahun 2024–2025. Pelantun “Too Sweet” ini memanfaatkan platformnya untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina, menyerukan gencatan senjata, serta berakhirnya okupasi. Ia sempat menyinggung "kekerasan genosida" di Gaza pada salah satu konsernya.
Salah satu alasan yang membuat Hozier sangat pro-Palestina adalah kemiripan sejarah Irlandia dengan konflik yang terjadi di Palestina. Pada abad ke-16 dan ke-17, Irlandia juga memperjuangkan kemerdekaan dari jajahan Inggris.
Lewat akun Instagram-nya @hozier, ia membagikan unggahan dari akun @democracynow tentang seorang dokter sukarelawan di Rumah Sakit Nasser, Palestina. Video tersebut berisi pengakuan sang dokter terkait dampak serangan udara Israel di jalur Gaza terhadap warga Palestina.
2. Macklemore
Sejak konflik pecah pada 7 Oktober 2023, penyanyi asal Seattle, Amerika Serikat, ini telah merilis dua lagu yang mengecam pembersihan etnis di Gaza serta pihak-pihak yang berada di baliknya.
“Hind’s Hall” dan “Hind’s Hall 2” terinspirasi oleh Hind Rajab, seorang anak berusia enam tahun yang dibunuh oleh Pasukan Pertahanan Israel pada tahun 2024.
Kedua lagu tersebut telah menjadi simbol solidaritas dengan demonstrasi nasional menentang apartheid Israel, dengan seluruh hasil penjualan disumbangkan kepada Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat.
3. Green Day
Tanpa memedulikan konsekuensinya, Billie Joe Armstrong dari Green Day mengenakan bendera Palestina saat tampil di Malaysia pada awal 2025. Ia juga mengubah salah satu lirik lagu ketika tampil secara langsung demi menarik perhatian penonton terhadap genosida yang sedang terjadi di wilayah Palestina.
Selama penampilan utama grup tersebut di Coachella 2025, vokalis ini mengubah lirik lagu “Jesus of Suburbia” dan menyanyikan, “Running away from pain like the kids from Palestine (Melarikan diri dari rasa sakit seperti anak-anak dari Palestina) / Tales from another broken home (Kisah dari rumah tangga yang hancur lainnya).”
4. Coldplay
Band yang digawangi Chris Martin ini telah menunjukkan dukungan terhadap Palestina sejak tahun 2011. Mereka pernah membagikan sebuah unggahan Facebook dengan lagu “Freedom for Palestine.”
Coldplay juga pernah berkolaborasi dengan sebuah band Palestina bernama Le Trio Joubran, dan menghasilkan sebuah lagu berjudul “Arabesque.” Pada tahun 2017, Chris Martin dan timnya mengunjungi Palestina untuk memperluas wawasan dan mencari inspirasi untuk album baru mereka.
Dalam rangkaian tur terbarunya, Martin terus membela rakyat Palestina, terutama mereka di Gaza dan Tepi Barat.
5. Brian Eno
Musisi asal Inggris ini menginisiasi konser amal bertajuk Together for Palestine tahun lalu. Gelaran ini menjadi acara amal terbesar di Inggris untuk mendukung perjuangan Palestina.
Dihadiri oleh artis-artis besar Inggris seperti Florence Pugh, Eric Cantona, dan Benedict Cumberbatch, mereka berhasil mengumpulkan donasi hingga Rp35,5 miliar. Seluruh hasil penjualan tiket, donasi daring, dan penjualan merchandise disalurkan melalui lembaga amal asal Inggris, Choose Love, untuk mendukung berbagai kelompok kemanusiaan.
6. Kehlani
Seiring dengan perilisan video musik pro-Palestina untuk lagu “Next 2 U,” Kehlani meluncurkan merchandise untuk lagu tersebut yang diproduksi di Betlehem dalam sebuah bengkel jahit milik dan dikelola oleh keluarga.
Pendapatan sebesar US$555 ribu atau Rp9,7 miliar yang dihasilkan dari inisiatif ini kemudian didistribusikan kepada keluarga-keluarga Palestina, Kongo, dan Sudan melalui Operation Olive Branch.
7. The Weeknd
Sejak ditunjuk sebagai Duta Kehormatan Program Pangan Dunia PBB, The Weeknd telah menyumbangkan bantuan pangan senilai US$4,5 juta atau sekitar Rp78,7 miliar kepada masyarakat Gaza di tengah kekerasan yang dilancarkan Israel sejak 7 Oktober 2023.
8. Robert Del Naja/3D (Massive Attack)
Grup musik trip hop asal Inggris, terutama vokalis utama Robert Del Naja (3D), merupakan pendukung vokal hak-hak Palestina dan pengkritik kebijakan pemerintah Inggris.
Hal ini sempat berujung pada penangkapan 3D di London, Inggris, pada awal April lalu karena mendukung organisasi Palestine Action. Ia ditangkap saat mengikuti aksi protes yang menentang pelarangan terhadap kelompok tersebut.
3D pun menggambarkan penangkapan itu sebagai konsekuensi "melanggar hukum" dari penolakan damai terhadap genosida.
9. Roger Waters (Pink Floyd)
Meskipun sebagian besar rekan-rekannya telah menikmati waktu pensiun mereka sebagai legenda musik, Roger Waters tetap tak kenal lelah dalam memperjuangkan hak-hak kaum tertindas, bahkan di usia 80-an.
Sejak menyaksikan sendiri praktik apartheid Israel pada tahun 2006, pendiri Pink Floyd ini secara aktif mendorong sesama musisi untuk ikut serta dalam gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) melawan Zionisme.
Tak terpengaruh oleh tuduhan antisemitisme yang sering dilontarkan kepadanya, citra publik dan karya seninya kini terikat erat dengan aktivisme yang bertujuan untuk menghancurkan mesin perang dan kolonialisme Barat.
10. Dua Lipa
Terakhir, pelantun “One Kiss” ini kerap memperjuangan hak-hak warga Palestina, mendesak gencatan senjata, serta mengecam kematian warga sipil di Gaza, terutama setelah penyerangan di Rafah pada bulan Mei 2024.
Ia dilaporkan telah menampilkan pesan "Free Palestine" selama penampilannya di Festival Sunny Hill di Kosovo pada Agustus 2025.
Pada September 2025, sejumlah laporan menyebutkan bahwa dia memutuskan hubungan dengan agennya, David Levy, setelah Levy menandatangani surat yang berusaha mencegah grup rap pro-Palestina, Kneecap, tampil di Glastonbury, yang menurutnya bertentangan dengan pandangannya.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News