"Kita akan membuat Paisley Park menjadi museum untuk mengenang Prince," ujar Maurice Phillips, saudara ipar dari Prince, seperti dilansir dari NME.
"Ini akan didedikasikan untuk pengemarnya. Dia benar-benar cinta penggemarnya. Ini bisa mengingatkan karyanya yang merupakan kejayaannya. Prince benar-benar tertutup, namun ia ingin musiknya selalu diingat," lanjut Maurice Phillips.
Penyebab meninggalnya Prince hingga saat ini masih belum bisa dipastikan, namun sempat dikabarkan bahwa Prince bekerja 154 jam terus menerus sebelum ia meninggal.
Prince juga sempat terlihat lesu dari sebelumnya. Saat Record Store Day pada 18 April, Prince mengunjungi toko musik Elektrik Fetus. Max Timander yang merupakan pekerja di Elektrik Fetus melihat Prince hari itu berada dalam kondisi buruk dengan wajah pucat.
Penghormatan untuk Prince sudah dilakukan oleh berbagai musisi seperti Mick Jagger, Madonna, dan Paul McCartney. Bahkan, Presiden Barrack Obama juga ikut mengucapkan belasungkawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News