Peluncuran "Jalir Janji" menjadi langkah awal untuk memperkenalkan atmosfer film Lastri kepada publik. Sejak pertama didengar, lagu ini langsung menghadirkan suasana sunyi, mistis, dan sendu, sejalan dengan cerita horor yang dibalut drama emosional.
Karakter musikal Dewi Gita terasa sangat dominan dalam "Jalir Janji”. Vokalnya yang dalam dan penuh penghayatan berpadu dengan aransemen sederhana namun menghantui. Unsur pop yang berpadu dengan sentuhan musik etnis membuat lagu ini terasa akrab, namun tetap menyimpan aura gelap yang khas.
Dewi Gita mengungkapkan bahwa proses penciptaan lagu ini berangkat dari kedalaman cerita film. Ia mengaku langsung merasakan ikatan emosional begitu membaca kisah Lastri, sehingga lagu pun ditulis dengan pendekatan yang personal dan penuh perasaan.
Baca Juga :
Penampakan Pertama Lastri: Arwah Kembang Desa, Film Terakhir Gary Iskak Sebelum Meninggal
“Lagu 'Jalir Janji' ini berbicara tentang janji yang tertinggal, tentang rasa yang terikat, dan luka yang belum selesai. Saat membaca cerita Lastri, saya langsung merasa bahwa musiknya harus punya ruh etnis dan kesunyian, tapi tetap bisa dirasakan secara universal. Saya ingin lagu ini tidak hanya menjadi pelengkap film, tapi juga bisa berdiri sendiri sebagai karya yang menyentuh. Semoga penonton bisa merasakan emosi Lastri lewat lagu ini," kata Dewi Gita.
Produser film Lastri: Arwah Kembang Desa, Joe Richard, menilai kehadiran “Jalir Janji” memiliki peran besar dalam memperkuat lapisan emosi cerita. Lagu ini disebut menjadi bagian dari narasi yang membantu penonton masuk lebih dalam ke dunia Lastri.
"Sejak awal kami merasa Lastri membutuhkan lagu yang punya rasa, bukan sekadar indah secara musikal. ‘Jalir Janji’ karya Dewi Gita ini memberi nyawa pada emosi film sunyi, sedih, dan penuh misteri. Soundtrack ini adalah bagian dari perjalanan Lastri. Kami bangga bisa menghadirkan karya yang kuat secara cerita dan musikal," jelas Joe.
Pandangan serupa juga disampaikan Eksekutif Produser Audy Bella. Ia menyebut bahwa sejak pertama kali mendengar versi demo, lagu ini langsung terasa menyatu dengan karakter dan suasana film.
"Saat pertama kali mendengar demo lagunya, saya langsung merasa ini Lastri. Musik dan liriknya seperti mewakili perasaan karakter-karakter di film tentang cinta, kehilangan, dan janji yang tak terucap. Semoga ‘Jalir Janji’ bisa menemani penonton, bukan hanya saat menonton filmnya, tapi juga setelah keluar dari bioskop,” tutur Audy Bella.
Soundtrack “Jalir Janji” kini telah tersedia dan resmi menjadi bagian dari semesta film Lastri: Arwah Kembang Desa. Lagu ini akan mengiringi perjalanan emosional karakter utama dalam menghadapi masa lalu, luka, dan rahasia yang terkubur.
Film Lastri: Arwah Kembang Desa sendiri terinspirasi dari kisah urban legend yang berkembang di Pati, Jawa Tengah. Cerita horor ini tidak hanya menonjolkan elemen menyeramkan, tetapi juga sisi drama dan emosi yang kuat, terutama soal cinta dan kehilangan.
Rencananya, film Lastri: Arwah Kembang Desa akan tayang di seluruh bioskop Indonesia setelah Lebaran 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News