Dalam salah satu paparannya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mohamad Iskandarsyah menyebut penemuan jenazah bermula ketika asisten rumah tangga (ART) berinisial A merasa curiga Lula Lahfah tidak melakukan olahraga pagi seperti biasa. Dia lalu mendapati pintu kamar terkunci dari dalam.
Di video CCTV lobi apartemen kemudian terlihat A meminta petugas keamanan untuk membantunya menbuka pintu kamar dari luar. Petugas keamanan lalu meminta bagian engineering apartemen untuk membantunya.
"Terlihat saudari A mencoba mencari pertolongan karena tidak bisa membuka pintu unit kamar dari LL dan tidak direspons juga. Saudari A dapat berkomunikasi dengan saudara Y yang merupakan sekuriti dari apartemen tempat LL tinggal dan Y karena tidak bisa membuka pintu maka panggil engineering dari pihak apartemen," jelas Iskandarsyah, Jumat (30/1/2026).
Baca Juga :
Polisi Beberkan Barang Bukti di Tempat Lula Lahfah Meninggal: Obat-obatan hingga Whip Pink
Petugas apartemen akhirnya bisa membuka paksa pintu kamar Lula pada pukul 17.47 WIB. Di situ mereka melihat Lula terbujur kaku sehingga membuat kepanikan.
Dalam situasi panik itu, A menghubungi sejumlah rekan Lula, termasuk C yang merupakan asisten dari Reza Arap. Dalam video CCTV lift apartemen memperlihatkan Reza Arap datang bersama seorang dokter untuk melihat kondisi Lula.
Setelah diperiksa, Lula dinyatakan telah meninggal dunia. Mereka kemudian memanggil ambulans untuk mengevakuasi jenazah Lula dari kamar.
Jenazah Lula dievakuasi melalui lift barang. Dalam video CCTV terlihat Reza Arap ikut mendampingi proses evakuasi itu menuju rumah sakit.
"Melalui lift barang kita lihat saudara RA (Reza Arap) yaitu pacar saudari LL mendampingi di mana jenazah LL ini sudah masuk dalam kantung jenazah," kata Iskandarsyah.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi tidak menemukan tindak pidana dalam kematian Lula Lahfah. Sehingga polisi memutuskan untuk menutup kasus ini. Mereka juga tidak bisa menyimpulkan penyebab kematian karena keluarga Lula menolak dilakukannya autopsi.
"Kami sudah melakukan penyelidikan secara maksimal. Saya rasa sudah cukup, bahwa tidak ditemukan peristiwa pidana dan kita harus melaksanakan penghentian penyelidikan pidana di sini terkait penemuan jenazah LL," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News