OM PMR Rilis Dua Singel Baru dan Ingin Lebih Serius di Industri Musik

Cecylia Rura 11 Mei 2018 09:34 WIB
musik indonesiasingel baru
OM PMR Rilis Dua Singel Baru dan Ingin Lebih Serius di Industri Musik
OM PMR bersama Indro Warkop (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Sebagian besar kaum milenial sekarang bisa jadi terheran-heran melihat kehadiran Orkes Moral Pengantar Minum Racun (OM PMR). Grup musik yang terbentuk dan tumbuh bersama grup lawak Warkop yakni Wahjoe Sardono (Dono), Kasino Hadiwibowo (Kasino), dan Indrojojo Kusumonegoro (Indro) kini kembali hadir melalui dua singel yang baru dirilis.

Grup musik ini dikenal mengusung nuansa dangdut komedi pada era 80-an. Saat itu mereka masih bergerak dengan formasi sextet (enam personel) di antaranya Jhonny Iskandar, Boedi Padukone, Yuri Mahippal, Imma Maranaan, Ajie Cetti Bahadur Syah, dan Harri "Muke Kapur". Kini, mereka masih bertahan dengan lima personel tanpa sang vokalis, Jhonny Iskandar.

Materi lagu yang saat itu mereka populerkan terkenal dengan lirik-lirik jenaka seperti Bintangku Bintangmu dan Judul-judulan.



Pada saat peluncuran dua singel terbaru mereka, Engkong dan Temen Gue, OM PMR mengaku materi ini sudah lama dipersiapkan. Namun, baru sempat dirilis sekarang ini.

"Sebenarnya ini sudah lama, cuma kesempatannya baru kali ini bisa kita keluarkan. Sejatinya sudah delapan lagu. Setiap kali kami ingin keluarkan karya kami, kami konsultasi sama Om Indro karena mungkin ide-idenya lebih kreatif lagi," papar Boedi Padukone di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Mei 2018.

Indro sebagai mentor sekaligus "pengasuh" OM PMR ikut mengamini perkataan Boedi terkait eksistensi karya bermusik OM PMR. Menurutnya, OM PMR tetap loyal bermusik meski terkadang banyak hal yang menghalangi mereka untuk tetap eksis di dunia musik.

"OM PMR itu sebelumnya memang sudah ada, tapi sebatas main-main, iseng-iseng. Sebetulnya enggak langsung ketemu kita, ketemu namanya Indra, kita dulu masih di Prambors. Bawa PMR ke kita. Sebelumnya ada PSP (Pancaran Sinar Petromaks)," kata Indro di kesempatan yang sama.

"Kita melihat keceriaannya, cara mereka bawain, khas banget itu gaya-gaya kita. Kalau berhubungan sama musik, itu sama saya. Kita ibaratnya komandan lapangan. Kalau kita show ke daerah, check sound, yang berangkat itu PMR sama saya," imbuhnya.

"Mereka sebenarnya dari awal enggak ada cita-cita seperti ini, tapi semua ini membawa mereka jadi profesional. Apa yang ditiru dari Warkop adalah loyalitas. Kerja keras, profesional, itu adalah laku, untuk mensyukuri nikmat yang selama ini sudah didapat. Cara mensyukurinya itu kerja keras tanpa pamrih, tanpa pikiran yang macam-macam. Kita sebenarnya Warkop tidak mengajari, tapi mereka meniru."

Dirilisnya dua buah singel sebagai pertanda OM PMR telah bangkit dari mati suri di industri hiburan. Pada 2014, mereka sempat terlibat dalam serial Bajaj Bajuri The Movie (2014), sinetron komedi keluarga yang kemudian diangkat ke layar lebar.



 





(ASA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id