BTS (Foto: X/bts_bighit)
BTS (Foto: X/bts_bighit)

Tren K-Pop di Indonesia Anjlok, Tergeser Dominasi Musik Lokal di Spotify

Rafi Alvirtyantoro • 06 Mei 2026 11:01
Ringkasnya gini..
  • Tren K-Pop di Indonesia anjlok hingga 1% sementara dominasi musik lokal melesat ke angka 78%.
  • Lagu "Satu Bulan" dari Bernadya menjadi simbol penguatan pasar musik domestik dengan 410 juta streams.
  • Musisi Indonesia mulai menggeser popularitas K-Pop di pasar Asia Tenggara, khususnya di Malaysia.
Jakarta: Minat masyarakat Indonesia terhadap genre K-Pop mulai menurun di tengah dominasi karya musisi lokal yang semakin kuat, bahkan hingga ke pasar luar negeri.
 
Seorang pengamat melalui akun X @tsurezure_lab membagikan data Spotify Daily Chart dari lima negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, dan Singapura.
 
Berdasarkan data tersebut, minat terhadap musik K-Pop mengalami penurunan di tiga negara, yakni Thailand, Indonesia, dan Malaysia. Menariknya, persentase minat terendah tercatat berada di Indonesia.

Tren K-Pop di Indonesia Anjlok, Tergeser Dominasi Musik Lokal di Spotify
(Data Spotify Daily Chart, Foto: X/tsurezure_lab)
   

Dominasi Musik Lokal di Indonesia

Di Indonesia, karya musisi lokal terus mendominasi tangga lagu dengan pangsa pasar mingguan berkisar antara 60% hingga 80% selama periode analisis. Dari sekitar 60% pada 2023, angka ini terus meluas hingga mencapai 78% pada 2026.
 
Peningkatan tersebut membuat eksistensi K-Pop menyusut drastis dari 5% menjadi hanya sekitar 1% dalam tiga tahun terakhir.
 
Lagu yang dinilai menjadi representasi dari penguatan dominasi musik lokal yaitu “Satu Bulan” dari Bernadya. Lagu yang kini memiliki 410 juta streams ini diketahui telah memuncaki tangga lagu Spotify selama 10 minggu.  

Ekspansi Musisi Indonesia ke Malaysia

Musik karya musisi Indonesia tidak hanya diminati di dalam negeri, tetapi juga di negara tetangga. Musisi seperti Bernadya hingga Juicy Luicy berhasil menarik minat masyarakat Malaysia melalui karya-karya mereka.
 
Minat masyarakat Malaysia terhadap musik Indonesia naik perlahan dari sekitar 18% pada 2023 menjadi 22% pada 2026. Sebaliknya, pangsa pasar K-Pop di Malaysia menurun dari 18% ke 13%.
 
 
   

Ringkasan Data Spotify Daily Chart Asia Tenggara

Berikut adalah ringkasan perubahan tren musik berdasarkan data Spotify Daily Chart di lima negara:
  1. Indonesia menunjukkan perubahan yang paling dramatis. Musik lokal melesat dari 60% menjadi 78%, sementara K-Pop anjlok dari 5% hingga menyisakan hanya 1%.
  2. Di Filipina, musik domestik naik dari 44% menjadi 63%, sedangkan pop Barat mengalami penurunan dari 29% ke 14%.
  3. Di Thailand, musik lokal melonjak dari 65% menjadi 78%, sementara K-Pop merosot tajam dari 27% ke angka 11%.
  4. Di Malaysia, musik Indonesia tumbuh dari 18% menjadi 22%, sedangkan K-Pop menurun dari 18% ke level 13%.
  5. Singapura tetap menjadi pasar yang paling seimbang. Pop Barat masih bertahan di angka 30–40% dan K-Pop di kisaran 30%. Namun, lagu-lagu lokal serta musik dari Indonesia dan Filipina mulai mengisi ruang yang ditinggalkan oleh penurunan hit mancanegara secara stabil.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA