Ariana Grande (Foto: Instagram/arianagrande)
Ariana Grande (Foto: Instagram/arianagrande)

Ariana Grande Gugat Peretas Anonim Atas Kebocoran Lagu dan Foto Eksklusif

Rafi Alvirtyantoro • 28 Juli 2026 12:48
Ringkasnya gini..
  • Ariana Grande resmi mendaftarkan gugatan hukum terhadap sekelompok peretas anonim di Los Angeles, Amerika Serikat.
  • Peretas dituduh mencuri serta memperjualbelikan puluhan lagu, foto eksklusif, dan rekaman video studio milik Ariana Grande.
  • Aksi peretasan digital melalui modus penipuan phishing tersebut diketahui sudah berlangsung berulang kali sejak tahun 2011.
Jakarta: Penyanyi Ariana Grande resmi menggugat sekelompok peretas anonim yang bertanggung jawab atas bocornya sejumlah lagu miliknya yang belum dirilis.
 
Variety melaporkan bahwa gugatan hukum terhadap sekelompok individu tanpa identitas tersebut telah terdaftar di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Senin, 27 Juli 2026.
 
Kelompok tersebut dituduh melakukan penipuan phishing dan skema peretasan yang berujung pada "pencurian, penyebaran, serta eksploitasi konten yang belum dirilis secara terstruktur dan merugikan."

Modus Peretasan dan Kerugian

Para peretas anonim diduga telah membobol perangkat pribadi hingga mengakibatkan bocornya sejumlah lagu yang belum dirilis, serta rekaman di balik layar dari sesi rekaman dan pembuatan video musik.

Tim hukum Grande membeberkan pola kejahatan pelaku yang menyasar akun digital pribadi milik fotografer dan produser yang bekerja sama dengannya. Setelah berhasil mengakses data tersebut, pelaku memperjualbelikannya demi meraup "keuntungan finansial yang besar."
 
Langkah hukum ini diambil untuk "menyingkap identitas para pelaku yang tidak bertanggung jawab agar mereka dapat dimintai pertanggungjawaban atas tindakan yang melanggar privasi dan tercela tersebut."
 
Dalam berkas gugatan ditegaskan bahwa "sangat penting bagi Ariana Grande—demi kepentingannya sendiri maupun pihak lain—untuk memastikan tindakan semacam ini mendapat efek jera semaksimal mungkin."

Rekam Jejak Kebocoran Data

Pihak Ariana Grande menyatakan bahwa kasus kebocoran data ini telah terjadi ratusan kali sejak debut musiknya pada 2011. Pada 2019, peretas berhasil membobol kredensial akun Dropbox milik salah satu fotografernya.
 
Setahun berselang, para tergugat meretas ponsel milik seorang produser musik Ariana Grande dan menggasak materi lagu mentah (masters dan demos) serta rekaman video sesi studio. Pada 2023 saja, peretas berhasil membocorkan 45 lagu Grande yang belum pernah dirilis ke publik.
 
Tak berhenti di situ, peretas juga sempat membuat akun Gmail dan nama domain palsu yang mengatasnamakan fotografer Ariana Grande pada tahun 2024. Modus ini digunakan untuk mengelabui teknisi digital agar menyerahkan foto-foto eksklusif milik Ariana Grande yang belum dipublikasikan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA