Sulli (Foto: Instagram)
Sulli (Foto: Instagram)

Sulli Alami Serangan Panik dan Masalah Kecemasan Sosial

Hiburan Sulli Bunuh Diri
Dhaifurrakhman Abas • 15 Oktober 2019 09:46
Jakarta: Penyanyi Korea Selatan, Sulli, diketahui menderita serangan panik dan fobia sosial semasa hidupnya. Gangguan mental itu telah dia rasakan sejak kecil.
 
"Fobia sosial, gangguan panik... saya memiliki gangguan panik sejak saya masih kecil," kata Sulli, lewat video reality show Jinri Store.
 
Teaser yang sama juga diungkapkan Sulli lewat video singkat yang dia unggah di akun instagram @jelly_jilli miliknya. Video itu dia unggah pada 15 Oktober 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


https://www.instagram.com/p/Bo8EFvOAqNi/?utm_source=ig_web_copy_link
 
Gangguan panik muncul secara tiba-tiba serta terjadi berulang. Gangguan mental ini lebih sering dialami perempuan ketimbang laki-laki. Umumnya, gangguan ini berkembang saat usia seseorang beranjak dewasa, dan dalam banyak kasus dipicu stres.
 
Sulli melanjutkan, gangguan ini mungkin muncul dilatarbelakangi rasa kesepian dan perundungan yang terjadi pada dirinya selama ini. Sayangnya, Sulli merasa tak ada orang yang mendukungnya berjuang melawan gangguan mental itu.
 
"Ada kalanya orang-orang dekat ... Beberapa teman terdekat saya meninggalkan saya. Orang-orang menyakiti saya, jadi semuanya berantakan. Saya tidak merasa memiliki siapa pun di pihak saya atau siapa pun yang dapat memahami saya. Jadi itu sebabnya saya benar-benar hancur berantakan," tandasnya.
 
Penyanyi sekaligus aktris asal Korea Selatan, Choi Jin-ri atau yang lebih dikenal dengan nama Sulli, ditemukan tewas di kediamannya pada Senin, 14 Oktober 2019, waktu setempat. Sulli meninggal pada usia 25 tahun.
 
Sulli ditemukan pukul 04.30 atau sekitar pukul 14.30 WIB dengan keadaan tergantung di lantai dua kediamannya di kawasan Seongnam, Provinsi Gyeonggi, Seoul Selatan. Kematiannya terungkap dari manajernya.
 
Polisi mengatakan, manajer Sulli tak bisa menghubunginya sejak Minggu waktu setempat. Sang manajer lantas memutuskan pergi ke kediaman kliennya itu dan menemukan tubuh Sulli sudah tak bernyawa.
 
Polisi menyebut Sulli tewas bunuh diri karena menderita tekanan hidup berat. Beberapa asumsi liar mengaitkan depresi berat dialami Sulli terjadi akibat perundungan di media sosial.
 

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif