Cinta Laura (Foto: Instagram/claurakiehl)
Cinta Laura (Foto: Instagram/claurakiehl)

Cinta Laura Tuntut Keadilan untuk Nadiem Makarim: Orang Cerdas Justru Dihancurkan Sistem

Rafi Alvirtyantoro • 15 Mei 2026 10:53
Ringkasnya gini..
  • Cinta Laura menuntut keadilan atas tuntutan 18 tahun penjara Nadiem Makarim dalam kasus korupsi Chromebook.
  • Cinta Laura mengkritik adanya pola sistemik di Indonesia yang dinilai sering menghancurkan orang cerdas dan kompeten di pemerintahan.
  • Cinta Laura khawatir kasus ini memicu generasi muda berbakat untuk meninggalkan Indonesia demi mencari keamanan di luar negeri.
Jakarta: Aktris Cinta Laura menuntut keadilan atas tuntutan 18 tahun penjara yang dijatuhkan kepada mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim.
 
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Cinta menyoroti langkah jaksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook tersebut.
 
“18 tahun. Itulah tuntutan jaksa bagi seseorang yang telah mendedikasikan bertahun-tahun hidupnya demi memajukan bangsa ini,” tulis Cinta Laura, dikutip dari akun Instagram @claurakiehl pada Jumat, 15 Mei 2026.

“Terlepas dari apakah Anda setuju dengan pandangan politiknya atau tidak, mari kita renungkan fakta yang ada,” lanjutnya.  

Kritik terhadap Sistem Pemerintahan

Cinta Laura menyebut adanya sebuah "pola tersembunyi yang menyedihkan" di Indonesia. Ia menilai fenomena ini sering terjadi bukan karena seseorang benar-benar bersalah, melainkan karena keberadaan mereka dianggap mengganggu kepentingan pihak tertentu.
 
“Ini bukan pertama kalinya. Indonesia memiliki pola terselubung yang sangat menyedihkan: orang-orang cerdas, kompeten, dan memiliki visi besar masuk ke pemerintahan, lalu berakhir dihancurkan oleh sistem tersebut,” tulis Cinta Laura.
 
Ia menambahkan, “Bukan selalu karena mereka bersalah, tetapi semata-mata karena keberadaan mereka dianggap ‘mengganggu’.”  

Ancaman terhadap Masa Depan Generasi Muda

Cinta khawatir kasus Nadiem Makarim dapat merusak pola pikir putra-putri terbaik bangsa. Menurutnya, pihak di balik kasus tersebut tidak sedang melindungi kepentingan negara, melainkan justru memberikan preseden buruk bagi generasi berbakat.
 
“Mereka justru memberi pelajaran bagi generasi berbakat bahwa pilihan paling aman adalah menjadi tidak terlihat. Atau pergi meninggalkan negeri ini,” tulisnya.
 
Ia mengakui banyak orang hebat memilih bertahan dan membangun Indonesia di luar struktur pemerintahan. Namun, ia menegaskan bahwa kemajuan bangsa akan terus terhambat selama sistem pemerintahan masih korup dan gagal melindungi figur-figur jujur.
 
“Namun, inilah kenyataan yang lebih getir: sehebat apa pun perusahaan rintisan, kreator, maupun inovator kita di kancah dunia, JIKA pemerintahannya tetap korup dan gila kuasa, JIKA aturan hukumnya tidak melindungi rakyat atau tidak membiarkan industri berkembang pesat, apa yang sebenarnya bisa kita harapkan sebagai sebuah bangsa?” tulis Cinta Laura.  

Pesan Solidaritas untuk Keluarga

Pada akhir pesannya, Cinta Laura menyampaikan dukungan solidaritas kepada keluarga Nadiem serta masyarakat Indonesia yang merasakan kekecewaan serupa. Ia menyatakan bahwa banyak pihak yang turut merasakan kesedihan dan frustrasi atas situasi hukum saat ini.
 
“Untuk keluarga Nadiem dan bagi setiap warga Indonesia yang merasakan sesaknya momen ini… Anda tidak sendirian dalam kesedihan, dalam rasa frustrasi, maupun dalam rasa cinta terhadap apa yang seharusnya bisa dicapai oleh bangsa ini,” pungkasnya.
 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA