Pandji Pragiwaksono (Foto: YouTube/Pandji Pragiwaksono)
Pandji Pragiwaksono (Foto: YouTube/Pandji Pragiwaksono)

Polisi Proses Laporan Kasus Pandji Pragiwaksono Terkait Materi Mens Rea

Rafi Alvirtyantoro • 09 Januari 2026 11:01
Jakarta: Polisi telah menerima dan segera memproses laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan tersebut berkaitan dengan materi dalam pertunjukan stand-up comedy bertajuk Mens Rea.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan masyarakat terhadap Pandji Pragiwaksono.
 
“Benar, bahwa ada laporan dari masyarakat atas nama RARW,” kata Kombes Budi Hermanto kepada awak media pada Jumat, 9 Januari 2026.

Budi menjelaskan bahwa tim penyidik akan melakukan serangkaian prosedur hukum, termasuk menganalisis barang bukti yang diserahkan oleh pelapor.
 
“Penyidik akan melakukan klarifikasi dan analisa barang bukti, agar masyarakat tetap bijak dalam menyampaikan informasi. Beri ruang bagi penyelidik dan penyidik dalam proses penegakan hukum,” jelas Budi.
 
Ia menyampaikan bahwa laporan tersebut merujuk pada dugaan penghasutan dan penistaan agama yang termuat dalam materi acara "Mens Rea".
 
“Tentang dugaan penghasutan dimuka umum dan dugaan penistaan agama berkaitan dengan pernyataan dalam sebuah acara bertajuk Mens Rea,” tutur Budi.
 
Sebelumnya, Pandji Pragiwaksono resmi dilaporkan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya pada Rabu, 7 Januari 2026. Dalam pelaporan tersebut, pihak pelapor menyertakan barang bukti berupa rekaman materi yang disampaikan Pandji melalui platform streaming.
 
Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menjelaskan bahwa narasi komedi Pandji dianggap telah menghina pihak tertentu dan memicu kegaduhan. Materi tersebut juga dinilai berisiko memecah belah persatuan bangsa.
 
“Angkatan Muda NU kami melaporkan bahwa ada kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” kata Rizki Abdul Rahman Wahid kepada awak media.
 
Rizki menambahkan bahwa konten tersebut sangat meresahkan, terutama bagi para pemuda dari kalangan Nahdliyin dan Muhammadiyah.
 
Mens Rea merupakan nama dari pertunjukan stand-up comedy special ke-10 milik Pandji Pragiwaksono. Pertunjukan ini dikenal menonjolkan kritik sosial serta satire tajam terhadap dinamika politik di Indonesia.
 
Acara Mens Rea sendiri telah digelar secara langsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 30 Agustus 2025. Namun, rekaman pertunjukan tersebut baru tersedia dan ditayangkan secara global melalui layanan streaming Netflix sejak 27 Desember 2025.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan